masa lalu yang datang Menyapa (Slow Update)

masa lalu yang datang Menyapa (Slow Update)

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 3, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Gimana si rasanya,nama yang selalu kita sebut dalam doa dan di sujud terakhir kita untuk berjodoh dengan kita tapi sayang nya dia tidak menjadi apa yang kita inginkan. Di lain tempat ada seseorang yang sedang menikung kita lewat doa yang selalu ia panjatkan kepada sang Rabb. Cara Allah menyayangimu bukan dengan meringankan masalahmu, tapi dengan menguatkan jiwamu sehingga sehebat apapun masalahmu kau tetap bertahan dan tak menyerah.Cara Allah menyayangimu bukan dengan mengurangi beban yang kau pikul, tapi dengan mengokohkan pundak mu, sehingga kau mampu memikul amanah yang diberikan kepadamu.Cara Allah menyayangimu mungkin tak dengan memudahkan jalanmu menuju sukses, tapi dengan kesulitan yang kelak baru kau sadari bahwa kesulitan itu yang akan membuatmu semakin berkesan dan istimewa. Jika ia berakhir dengan ke IKHLASAN, ia akan lahir menjadi cahaya dan itu adalah hadiah terindah dari Allah.
All Rights Reserved
#2
adifa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Tapi Diam Series 1 || END
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Bertemu Tanpa Sapa, Diam-diam Ada Rasa
  • Slow Days (FIN)
  • Cintaku Hanya Untukmu Istriku
  • SUNSET WITH YOU [REVISI]
  • Eternal Flame
  • Euphoria
  • Di Sepertiga Malamku
  • Wrong Feeling ~Namon~

SELESAI || PART MASIH LENGKAP Diam dan memendam adalah kegiatan yang sangat amat identik dengan perempuan. Bukan bermaksud mempermainkan ataupun tak memiliki keberanian, hanya ingin merahasiakan apa yang seharusnya disembunyikan. Tapi bukankah itu lebih baik? Bahkan Putri Nabi saja melakukan hal yang serupa untuk menjaga kesucian cinta yang telah Allah berikan. Jika dengan diam bisa menghindarkan diri dari hal yang tidak Allah sukai. Kenapa harus berkoar-koar menyuarakan isi hati? Terdengar klasik dan sudah bisa ditebak akhir kisahnya akan seperti apa. Cinta itu terkuak dan bersandinglah keduanya dalam sebuah hubungan sakral pernikahan. Tapi sayang seribu sayang karena kisahku tak seindah dan sesederhana itu. Aku harus menelan banyak kepahitan dan kegagalan, karena calon suamiku yang selalu kabur tanpa sepengetahuan. Bukan hanya satu atau dua kali, melainkan sudah berkali-kali. Alhasil aku pun memutuskan untuk menjaga rapat-rapat cinta tersebut, biarkan hanya ribuan bait doa yang menemani dan biarkan pula lantunan Kalam Illahi yang menyertai. Publish : 20 April 2020-08 Juni 2020 Cover by ©khia_fa

More details
WpActionLinkContent Guidelines