Back To Meet You

Back To Meet You

  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 14, 2020
"Tunggu dimana aku! Kenapa semua benda dihadapanku sangat kuno! Apakah mesin waktu yang kumasuki tadi mengirimku ke masa lalu!" Ini adalah pengalaman liburan kenaikan kelasku. Aku mengalami hal yang luar biasa saat di rumah nenekku. Lebih tepatnya aku mengalami perjalanan waktu ke masa lalu. Sangat mengesankan bukan. Bersama kakekku versi muda aku mengalami banyak petualangan. Dan ini adalah kisah luar biasaku.
Todos los derechos reservados
#25
mesinwaktu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • To My 19-Year-Old
  • Jejak Waktu yang Terlupa
  • Gue Jadi Selir Agung? (Tamat) Belum Direvisi.
  • RUMAH SINGGAH ✔️
  • The Boy in the Maze
  • PREDESTINATION
  • The Past Keeper : Maliaza Ambaraningdyah
  • Nouveautés [𝐓𝐑𝐀𝐍𝐒𝐌𝐈𝐆𝐑𝐀𝐒𝐈 𝐄𝐍𝐃]
  • Rewinds ✓
  • DWIKARA : Tak terhentikan seperti Waktu

Membuka kembali kenangan di masa lalu selalu berhasil membuatku sangat merindukan momen-momen itu dan rasanya selalu ingin kembali ke sana, ke suka duka masa itu. Tapi, aku sadar kalo hal itu nggak bisa dihindari, jadi aku hanya akan melewatkannya saja. Bukti-bukti cerita di masa itu yang terekam di ingatan mau pun yang tertangkap kamera, secara otomatis akan memanggil kembali semua kenangan itu setiap kali aku membukanya. Rasanya, semua itu seperti baru saja terjadi, padahal nyatanya sudah sepuluh tahun lebih. Mengapa waktu begitu cepat berlalu, ya?! Seperti baru kemarin menikmati masa remaja nan menyenangkan, namun dalam sekali kedipan mata, aku menjadi dewasa. Kadang aku sempat membenci diriku yang terlalu cepat bertumbuh. Ke mana perginya senyuman polos dan tawa lepas itu? Bukan berarti kehidupan dewasaku saat ini tidak menyenangkan, bukan berarti aku tidak menikmati masa sekarang, tapi rasanya beda. Dulu seperti nggak ada beban, suka dukanya dinikmati saja, nggak ada takut-takutnya, belum mahir memilah mana yang baik dan buruk, dan nggak pernah terpikirkan bahwa masa depan akan sesulit ini. Jika mungkin, aku ingin kembali. Bukan untuk mengubah keadaan, apa yang sudah terjadi memang bukan untuk disesali. Aku pun tidak pernah menyesali masa laluku, karena itu adalah bagian diriku yang saat ini, kalo nggak ada dulu, nggak ada aku yang sekarang. Aku ingin kembali ke diriku yang 19 tahun untuk menyaksikan lagi semua yang terjadi kala itu, memberi reaksi untuk setiap kejadian di masa itu. Aku ingin mengapresiasi hal-hal yang bagus dan menertawakan hal-hal yang nggak jelas yang pernah kulakukan di sepanjang 19 tahunku, di rentang waktu antara Juni 2012 sampai dengan Juni 2013.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido