Story cover for ARLAFA by cahyaaya_
ARLAFA
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 30, 2020
Cerita ini bukan cerita seorang gadis bertemu dengan pangerannya ataupun sebaliknya, tetapi cerita ini menceritakan perjuangan gadis untuk mendapatkan perhatian dari sang kembarannya. 

"Afa kenapa?" Tanya seorang gadis cilik kepada kakaknya. 

"Afa sakit, Arla" Jawab anak itu dengan darah yang menetes dari dahinya. 




[DON'T COPY MY STORY!!! ]
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add ARLAFA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Apakah aku pembawa sial? by Aisyahrafa05
9 parts Complete
Kisah tentang seorang gadis yang kehadirannya dibenci oleh ibunya sendiri,bahkan ia tidak tau karna apa ibunya sangat membencinya? Dilain sisi ia harus mengalah untuk kembarannya. Dan merelakan kekasihnya Apakah yang akan dilakukan rachelive untuk cintanya? haruskah merelakannya pergi atau sebaliknya? __________________________________ "aku gak habis pikir sama kamu Mila!!" sentak gio yg merasa muak dengan istrinya karena slalu pilih kasih dgn kedua putrinya "gak seharusnya kamu memperlakukan cheli seperti itu!!" sambungnya "putri aku itu cuma chela mas, dia itu cuma anak kamu!!" sontak membuat gio menggeram dgn jawaban istrinya itu "bagaimana bisa ada ibu yg sprti dirimu Mila!, dia sama-sama lahir di rahim mu, darah daging mu sndiri kau bilang bukan ank mu?" gio terkekeh sambil mengingat saat putrinya slalu diacuhkan oleh ibunya sendiri. malang sekali putri satunya itu tanpa mereka sadari ada gadis kecil yg sedang menguping arah pembicaraan kedua orang tersebut, dia adalah cheli seseorang yang jadi topik pertengkaran mereka. "DIA ITU ANAK SIAL MAS!!, gak ada untungnya aku memberi kasih sayang kepada anak itu" sebenarnya ada sedikit tak tega saat bicara sprti itu tapi Mila abaikan. dia tidak boleh mengasihani cheli ceklekkk Dua orang yg sedang di ruangan itu menoleh saat mendengar suara pintu dibuka dan menampilkan anak kecil berumur 7 tahun yang sedang membawa boneka. "maaf tadi cheli gak sengaja lewat dan denger kalian bicara" sambil berusaha membendung air matanya agar tdk jatuh, cheli berusaha kuat menahan tangisnya saat ibunya mengatakan hal yg membuat sangat sakit hati dibuatnya.
You may also like
Slide 1 of 9
Apakah aku pembawa sial? cover
Senyum Penuh Luka (On going) cover
Adek Abang || END cover
Airin cover
ALBARISUS ✔ cover
Sakit 'Jiwa' (End) cover
lily cover
𝑴𝒚 𝑼𝒏𝒉𝒂𝒑𝒑𝒚 𝑭𝒂𝒎𝒊𝒍𝒚 cover
"Hidup di Tengah Kehancuran" cover

Apakah aku pembawa sial?

9 parts Complete

Kisah tentang seorang gadis yang kehadirannya dibenci oleh ibunya sendiri,bahkan ia tidak tau karna apa ibunya sangat membencinya? Dilain sisi ia harus mengalah untuk kembarannya. Dan merelakan kekasihnya Apakah yang akan dilakukan rachelive untuk cintanya? haruskah merelakannya pergi atau sebaliknya? __________________________________ "aku gak habis pikir sama kamu Mila!!" sentak gio yg merasa muak dengan istrinya karena slalu pilih kasih dgn kedua putrinya "gak seharusnya kamu memperlakukan cheli seperti itu!!" sambungnya "putri aku itu cuma chela mas, dia itu cuma anak kamu!!" sontak membuat gio menggeram dgn jawaban istrinya itu "bagaimana bisa ada ibu yg sprti dirimu Mila!, dia sama-sama lahir di rahim mu, darah daging mu sndiri kau bilang bukan ank mu?" gio terkekeh sambil mengingat saat putrinya slalu diacuhkan oleh ibunya sendiri. malang sekali putri satunya itu tanpa mereka sadari ada gadis kecil yg sedang menguping arah pembicaraan kedua orang tersebut, dia adalah cheli seseorang yang jadi topik pertengkaran mereka. "DIA ITU ANAK SIAL MAS!!, gak ada untungnya aku memberi kasih sayang kepada anak itu" sebenarnya ada sedikit tak tega saat bicara sprti itu tapi Mila abaikan. dia tidak boleh mengasihani cheli ceklekkk Dua orang yg sedang di ruangan itu menoleh saat mendengar suara pintu dibuka dan menampilkan anak kecil berumur 7 tahun yang sedang membawa boneka. "maaf tadi cheli gak sengaja lewat dan denger kalian bicara" sambil berusaha membendung air matanya agar tdk jatuh, cheli berusaha kuat menahan tangisnya saat ibunya mengatakan hal yg membuat sangat sakit hati dibuatnya.