MUNGKIN NANTI

MUNGKIN NANTI

  • WpView
    Reads 1,038
  • WpVote
    Votes 322
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 9, 2020
Masa SMA adalah masa yang paling indah bukan? seperti kisah cinta antara Reva dan Vano yang melewati berbagai macam kebahagiaan dan kesedihan. Mereka saling mencintai tanpa pernah sekalipun berniat untuk menyakiti. "Mau gue yang gimana? romantis? sorry gue nggak bisa kayak yang dilakuin Dilan untuk Milea. Gue cuma mau kayak bapak Habibie yang setia sama ibu Ainun sampai akhir hayatnya nanti." Manis bukan? sikap manis serta menjengkelkan Vano yang selalu membuat Reva tertawa sekaligus menangis dalam waktu yang bersamaan. Akankah mereka dapat selalu bersama walau terhalang oleh garis pemisah yang begitu nyata?---agama. @Kpli_Publisher #writingchallengemaratonkplimantan #tantanganmenulis90hari
All Rights Reserved
#730
takdir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Tobatnya 'Seorang' Buaya ✔
  • Tingkat Dua
  • RAYYA & REVAL (completed)
  • MAS DOSEN ITU SUAMIKU
  • Geheugenverlies [On Going]
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • MANTANKU BOSKU [COMPLETED]

Liora dan Levian dipertemukan secara tak sengaja di kampus sebuah pertemuan sederhana yang tumbuh menjadi cinta tak terduga. Namun ketika Levian menerima beasiswa ke luar negeri, hubungan mereka diuji oleh jarak, waktu, dan ketidakpastian. Selama empat tahun menjalani LDR, mereka bertahan dengan harapan dan janji. Tapi tak ada yang bisa memprediksi arah takdir terutama ketika masa lalu Aksan kembali menghantui dalam wujud rahasia yang tak pernah ia ceritakan. Sementara itu, hadirnya Ray, pria asing yang penuh teka-teki, mulai mengaburkan batas antara rasa nyaman dan kesetiaan. Dibalut dengan rindu yang membeku, penantian yang menggantung, dan cinta yang nyaris padam, kisah ini membawa pembaca pada lika-liku emosi, kebohongan, dan pengkhianatan... hingga semua berpuncak pada sebuah pelaminan yang mungkin bukan tempat mereka berdua berdiri bersama. Karena kadang, yang paling kita cinta... justru yang paling menyakitkan. Tapi juga, yang paling layak diperjuangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines