RagAkilla

RagAkilla

  • WpView
    Reads 855
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 18, 2020
Raga Saputra, separuh dari raganya Akilla Laurensia. Mereka sudah dekat dari kecil. SD, SMP selalu bersama hingga SMA pun mereka tetap satu sekolah. Raga dan Akilla merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, ibarat sebuah bangunan mereka adalah dua raga yang berperan sebagai tiang-tiang penyangga untuk menguatkan bangunan dengan utuh. Jika mereka kehilangan satu saja tiang penyangga, maka bangunan tersebut akan roboh dengan ketidakseimbangannya. Hingga sebuah takdir mengharuskan mereka berpisah, menjalani cerita masing-masing. Apakah mereka bisa? Yuk baca. Aku akan up setiap hari Selasa dan Jum'at. salam literasi sobat😇👌
All Rights Reserved
#4
writingmarathonancalakplimantan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • I'm Bad Girl
  • ARKALYA (END)
  • About a Diandra Story
  • ALICA [Revisi]
  • SELAMANYA (Masa Revisi)
  • He Called Me Mama
  • Nepenthe
  • Ananta
  • Ketos Vs Adek Kelas
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines