LAST LIFE

LAST LIFE

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2020
Sebuah kehidupan memiliki banyak arti. Kekayaan. Kekuasaan. Kebahagiaan. Keromantisan. Kehidupan. Adalah selalu yang ingin setiap makhluk miliki. Tak terkecuali manusia. Sementara-- Kesedihan. Keputusasaan. Kesengsaraan. Adalah hal yang selalu ingin makhluk hindarkan namun entah mengapa tak pernah tak terjadi. ---------- MWM ----------- Kamera seukuran poster menyala di depan para penonton. Isinya yang putih bergulir saat makhluk bertopeng kelinci muncul mengisi layar tersebut. Dia mengetuk layar itu sekali lagi sebelum memulai. "Selamat datang semuanya!" Para penonton bertepuk tangan, tak lupa dengan cakaran menggerigis dan pukulan yang selalu menemani di tiap acara. "Sudah 2769 tahun tak berjumpa. Meski itu adalah waktu singkat namun aku yakin para petemu tak sabar ingin memulai bukan? Terutama acara kali ini adalah acara berabad yang paling dinantikan. Ya, kalian menebak dengan benar! Ini adalah "SESUATU" yang kutemukan dari ujung dunia yang kita sebut manusia!" Antusias para petemu berubah menjadi tak karuan. Definisi yang tepat untuk bangku penonton adalah kehancuran namun kesenangan. Sebuah benda sesekali cepat meluncur pada tuan layar kelinci namun dia menghindarinya. "Baiklah. Aku tidak akan menunda lagi. Mari kita saksikan." Leher sang tuan kelinci tiba-tiba membengkok robek, memperlihatkan daging dirinya sebelum cairan menyemprot keluar. Beberapa detik kemudian itu membentuk layar di belakangnya. PERMAINAN MANUSIA DIMULAI-- ..... Semuanya bermula dari sini. Kalian takkan temukan cerita ini dimanapun karena ini ceritaku sendiri. Kuperingatkan sekali lagi, ini ceritaku. Bukan terjemahan, copyright atau apapun itu. Dengan modal pemula ini, kuharap kalian bisa menikmatinya. Jadi, mau lanjut atau tidak?
All Rights Reserved
#38
malemc
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VALEN and The Guide of Shadow
  • Dream. How To Fight x Male Reader
  • Sonder [✓]
  • Where am I?
  • Kosan Malapetaka
  • WARISAN
  • Promise or Leave
  • Azka (END)

"Aku Nayla. Karyawan Baru yang bekerja di Valen Corp demi menyelamatkan ibuku. Kupikir, ini hanya tentang pekerjaan. Tapi Valen Corp bukanlah tempat biasa. Di balik gedung megah dengan sistem keamanan mutakhir, tersembunyi sesuatu yang bahkan logika pun tak bisa menjelaskan." "Di sini, semua orang tersenyum dengan lidah bercabang. Manipulasi tersembunyi di balik basa-basi. Dan aku, yang hanya ingin bertahan disini, justru menyaksikan hal yang tak seharusnya." "Malam itu, dunia kami terkunci, seolah-olah terlempar ke dimensi lain. Lalu mereka datang. Pembunuh berpakaian hitam, memburu darah, menghancurkan segalanya. Aku melihat orang-orang terbunuh. Aku melihat CEO kami dijadikan target." "Saat darah berceceran dan kebenaran runtuh, mataku... berubah. Seolah tahu jalan keluar. Seolah bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain. Mereka menyebutnya 'mata seorang Pemandu', mata yang dapat melihat dunia lain, kemampuan membaca jalur, membuka rahasia, dan menyembunyikan kerahasiaan yang tersembunyi di antara realita." "Dan kini keadaannya memburuku. Karena aku bukan hanya saksi. Aku adalah kunci."

More details
WpActionLinkContent Guidelines