ALPHABIT

ALPHABIT

  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 12, 2020
"Lo mabuk Al." ucap Bintang sambil menghindari tangan Alpha yang hendak memeluknya. "Kata siapaa hem, uhh bintang kok loh cantik banget sihh." jawab Alpha melantur. "Sini bin peluk gue biar anget hahaha." Lanjut Alpha. "Gak waras lo, sadarr al." ujar Bintang sakartis pada Alpha. "Gue cuma minum beberapa botol kok bin, gak mungkin mabuk. Mendingan lo kesini kita uwu uwu an." ucap Alpha sambil berusaha menarik tangan bintang. Bintang yang mulai takut hendak menjauhkan diri dari Alpha, namun dengan sigap Alpha menarik tangan Bintang dan menjatuhkan tubuh Bintang dalam pangkuannya. Alpha memandang lembut wajah Bintang dan menyibakkan anak rambut yang menutupi wajah Bintang. "Lo cantik banget bin." Ucap Alpha dengan tulus. Wajah Alpha mulai mendekati wajah Bintang yang sedang merona. Perlahan semakin mendekat dan... 'CUP Alpha mencium bibir Bintang. Berawal dari simbiosis.....
All Rights Reserved
#522
barbar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • AL AL GANG [Complicated]
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • ANNAYYARA (On going)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • My Boyfriend Is Like Ice
  • AlAz  (end)
  • ABOUT ALEA
  • AKSENIO

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines