strong girl

strong girl

  • WpView
    LECTURAS 320
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ago 19, 2020
Terlahir dari keluarga yang kaya raya tak menjamin dirimu akan bahagia . Itulah yang aku rasakan saat ini. Aku terlahir dari keluarga kaya raya dan juga cukup terkenal di dunia , banyak yang mendambakan agar bisa terlahir dari keluargaku bagaimana tidak selain kaya, keluargaku juga memiliki banyak prestasi di bidang bisnis, keluarga yang disebut sebut keluarga yang paling harmonis dan bisa memiliki keturunan keturunan yang tampan dan cantik. Tapi yang kurasakan adalah penderitaan yang tak henti - hentinya yang aku dapat dari keluargaku . Jika aku bisa meminta kepada Tuhan aku ingin Tuhan memberikan keluarga yang sederhana tapi harmonis, aku tak ingin punya harta yang aku inginkan hanyalah kasih sayang yang berlimpah dari keluargaku , aku hanya ingin tak ada perdebatan , perkelahian dan juga perselisihan, apakah aku bisa berharap.................
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Eliinaa
  • FIZYA
  • Kisah Akala
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Let Me Love You Longer
  • BINA
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • The Wicaksana •√
  • Nayara [ TERBIT ]
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido