SHELLA
  • WpView
    Reads 230
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 23, 2020
Mengharapkan mu untuk kembali itu bukanlah suatu kebodohan .melainkan sebuah kewajaran.karena hati tak mudah untuk berpaling . Hati juga harus miting dengan otak.agar bisa berkerja sama dengan baik.miting dengan otak juga membutuhkan waktu karena otak terlalu keras kepala. -shella Anandita. Jangan salahkan hati ,hanya karena alasan 'hati tidak mudah berpaling'.Salahkan saja dirimu ,kenapa tak mencoba mengikhlaskan. Dan jangan salah kan otak karena terus mengingatkan kenangan.salah kan saja dirimu kenapa harus larut dalam kesedihan. -elang Ardiansyah.
All Rights Reserved
#140
author
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antagonis
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • DiaNda (END)
  • KHALILA AND OTHERS
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Lingkaran Zana
  • you again ✔
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • You Are Mine [Terbit]
  • TITIK LUKA 2
Antagonis

Pertengkaran hebat antara hati dan logika tidaklah mudah, memunculkan egois yang terus bergerak meronta dalam diri. Melangkah dengan kaki penuh luka di atas jalan berduri, memeluk kepastian dengan kesakitan yang terdalam. Menarik raga yang hanya bisa diraih, hati yang kosong pergi menjauh dan tidak peduli. Tersakiti, bukan hanya mereka saja. Hati terus merasakan sakit tanpa henti. Menuliskan takdir yang begitu lucu pada kisahnya. Termenung, menyadari jika semuanya salah. Tetapi tidak ingin mengakhiri. Hanya ada kata maaf dan terima kasih yang terucap. Maaf karena memaksakan hati dan terima kasih sudah mau menerimanya dengan luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines