SHELLA
  • WpView
    Reads 231
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Mengharapkan mu untuk kembali itu bukanlah suatu kebodohan .melainkan sebuah kewajaran.karena hati tak mudah untuk berpaling . Hati juga harus miting dengan otak.agar bisa berkerja sama dengan baik.miting dengan otak juga membutuhkan waktu karena otak terlalu keras kepala. -shella Anandita. Jangan salahkan hati ,hanya karena alasan 'hati tidak mudah berpaling'.Salahkan saja dirimu ,kenapa tak mencoba mengikhlaskan. Dan jangan salah kan otak karena terus mengingatkan kenangan.salah kan saja dirimu kenapa harus larut dalam kesedihan. -elang Ardiansyah.
All Rights Reserved
#180
elang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DiaNda (END)
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • SHADOW
  • Antagonis
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Cerita Tentang Zeeya
  • Strong Girl Michella (END)
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Lingkaran Zana

Kisah cinta mereka tida biasa. Harus saling berjuang untuk mempertahankan. Disaat cinta mulai tumbuh di antara salah satunya, kenapa selalu saja ada satu insan yang tidak menyimpan rasa lebih dari seorang teman ataupun musuh? Seperti seorang perempuan bernama Diandra Seirian Adeline, dia tidak mudah mencintai, tidak pernah mencintai, dan sulit untuk mencintai. Hatinya sangat dingin, sampai tidak ada seorangpun yang dapat memecahkan kesepian di dalam hatinya, belum ada yang mampu menembus melewati kutub utara yang dia buat sendiri. Sedangkan seorang Daren Seiisylt Aaron, dia tidak pernah berhenti mencoba, berawal dari rasa penasaran, hingga tumbuhlah cinta tanpa diminta. Perlahan cinta itu mulai merasuk ke dalam dirinya, secara perlahan, tapi semakin menusuk saat tau yang dia cintai tidak mencintainya kembali. Cinta merasukiku, lalu kenapa dia sendiri yang hilang tanpa permisi Apakah setiap pertemuan selalu ada perpisahan? Jika iya, maka ajarkan aku untuk melupakan Agar saat aku mencintai, aku tidak akan takut kehilangan Dan aku akan mengajarimu tentang perjuangan Agar bintang tidak berusaha untuk tetap berkilau sendiri Setidaknya jadilah bulan yang menemani saat gelap menerjang terang. **** ~RezaNa

More details
WpActionLinkContent Guidelines