My Heartless Boy (Friend)

My Heartless Boy (Friend)

  • WpView
    Membaca 20,470
  • WpVote
    Vote 968
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 25, 2020
"Ihh jangan ngatur-ngatur tata deh!!, tata udah besar!" "Diem,duduk yang manis, gausah ngebantah." "Tata gamau!!" Tanpa disangka lelaki dengan paras tampan itu menarik gadis mungil itu kepangkuannya "Kyaaa!!" "Diem" "Lepasin tata!!!" "Diem atau gue lempar lo" DEG "I-iya..tata diem"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#39
arrogant
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ATTALEA
  • ʏᴏᴜɴɢ ᴍᴏᴍᴍʏ
  • Manja, Jangan Pergi! [Slow Update]
  • My Boy [ kth ]
  • [MTS 1] More Than Possessive [Sudah Terbit]
  • Barbar [End]
  • nothing // o.s.h
  • BarraKilla
  • Essentialy Love (SELESAI)
ATTALEA

"diem, atau gue tusuk jidat lo!" "Galak banget si, makin gemes" "Najis!" DINDA ATTALEA BUDIMONGSO, adalah seorang wanita pintar dan cantik berambut hitam panjang, berkulit putih dan bentuk badan yang indah. ia yang dikenal sebagai ratu kutub karna sikapnya yang kelewat dingin, cuek, irit bicara, sekalinya bicara hanya kata menyakitkan yang keluar. Atta yang tidak peduli dengan percintaan bahkan tidak menganggap adanya kehadiran manusia berjenis kelamin 'laki laki' ini, tiba-tiba di suatu pagi yang cerah dihari Senin menjadi awal dari segala kerumitan hidupnya yang semula aman-aman saja karna Atta dipertemukan dengan seonggok laki-laki urakan, tidak tau aturan, bertindak semaunya dan masih banyak lagi sifat buruknya. Akankah hidup Atta berubah setelah mengenal laki-laki itu? 🚫Banyak kata-kata kasar, harap bijak dalam memahami isi bacaan. 🚫Plagiat dilarang membaca! 🚫Jika ada kesamaan nama, tempat, atau visual, itu adalah hak yang tidak disengaja. Ini murni hasil karya sendiri

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan