Zennareta

Zennareta

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 21, 2020
Cantik, baik, pintar, kaya, dan populer. Apa yang tidak dimiliki oleh seorang Reta? Jika dipandang dari satu sisi semua orang akan berpendapat dengan satu kata, sempurna. Tapi dibalik itu semua ia mempunya kelemahan soal menjatuhkan hatinya. Mencintai seseorang dengan gampangnya hanya dalam tiga hari tanpa berfikir dua kali. Lanjut baca aja ya!! Makasih yang udah ngasih vote,komen dan sarannya😊
All Rights Reserved
#417
pacar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • playlist (completed)
  • Yang Pernah Patah
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • dialah yang terbaik
  • fortnight (completed)
  • fake it until you make it (completed)
  • one more night (completed)
  • Farellio's [SELESAI]
  • Mungkin Suatu Hari Nanti
  • my baby girl (completed)

Sejak kecil Maya Hanggini suka pesta pernikahan. Ia suka dekorasinya yang cantik, bunga-bunga yang ditata dengan menawan, gaun pengantin yang seperti baju putri di negeri dongeng, dan kecupan di altar yang seperti sebuah happy ending di kisah fairytale. Oleh karena itu, sejak umur sepuluh tahun Maya becita-cita menjadi seorang wedding organizer. Dari Senin sampai Minggu gadis itu selalu mengurus pesta pernikahan. Namun, ia sama sekali tidak tertarik untuk menikah. Hatinya sudah lama hancur. Hatinya sudah lama beku, ia mati rasa. Sejak Leo meninggalkannya dan memutuskan untuk menikahi sahabatnya, ia memutuskan untuk berhenti jatuh cinta. Bukan karena ia masih mencintai mantannya, tapi hatinya begitu terluka sampai sakitnya-membuat ia memutuskan untuk membunuh perasaannya sendiri. Namun, katanya; dua hati yang terluka bisa saling menyembuhkan satu sama lain. Selama sepuluh tahun terakhir Sergio Darmawan hanya mencintai seorang wanita. Ia hanya pernah sekali jatuh cinta, lalu juga harus membunuh sendiri perasaannya. Ia begitu terluka, hingga tidak tahu apakah ia bisa jatuh cinta lagi. Takdir membuat dua orang yang terluka ini berjumpa. Nggak ada yang namanya kebetulan. Semua terjadi karena sebuah alasan. Namun, ternyata luka dan trauma masih menang dan tak mau kalah. Ada cinta yang menyala-nyala, namun harus mati saat itu juga. Karena luka masa lalu terus menggerogoti seperti kulit kedua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines