Melangkah Tanpamu

Melangkah Tanpamu

  • WpView
    Reads 361
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 10, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
(Spin off Ketika Senja Menuju Fajar) Kesendirian. Mungkin bagi sebagian orang adalah hal yang menyedihkan. Tetapi, bagi sebagian orang lainnya adalah ketenangan. *** Pradit tersenyum lembut. Tangannya mengangkat dagu Lyra. Lyra berusaha membalas tatapan Pradit. "Aku tau kamu perempuan yang kuat," ujarnya pelan. "Makasih, Ra, udah mau terbuka sama aku. Padahal aku nggak mau nuntut apapun dari kamu, tapi kamu cerita semua yang kamu rasain sekarang." Tangan pemuda itu kini beralih pada jemari kecil Lyra. Kemudian ia genggam dengan sayang. "Setidaknya aku merasa kalo aku ini penting buat kamu," lanjutnya. "Kita jalanin sama-sama ya? Ada aku disini buat kamu," ujar Pradit meyakinkan. Lyra jadi memandang Pradit pilu. Tatapan mata keduanya kembali bertemu. Seperti sedang menyalurkan kekuatan untuk saling bertahan. *** Start : 17 Agustus 2021 🚫Dilarang mengcoppy, menjiplak, meniru dan sebagainya yang dapat merugikan author.
All Rights Reserved
#193
schoolstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HEARTBREAKING (On Going)
  • WHO ?
  • Babblegum Barbell Bar (END)
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • BAD FATE (End✔)
  • Rara Story [LENGKAP]
  • Terima Kasih, Senja!
  • F A K E ? [End]
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Untitled:Iridescent | SEKUEL | COMPLETE |

~HEARTBREAKING~ _________________________________________ Perlahan ia melangkah,menepis jarak yang terbentang diantara keduanya.Hingga akhirnya ia mensejajarkan dirinya tepat didepan gadis yang wajahnya kini tampak basah,campuran keringat juga air mata"Berapa?"satu kalimat yang mampu membuat gadis yang tak lain ialah Arum tersentak detik itu juga. "Kak-" "Berapa dia bayar lo?"tukas Adrian dingin,tanpa perduli air mata Arum yang kian tampak deras"sebut aja!Gue bayar 1000 kali lipat-"katanya menggantung dengan pandangan mata yang seolah tengah menelanjangi Arum . "Kak-" "Syaratnya cukup puasin gue sekali,cuma sekali ! listen?"potongnya penuh penekanan disetiap katanya,sementara ditempatnya Arum menggeleng keras seraya menangis tersedu. _________________________________________ WARNING : 17+ "MENULIS TAK SEMUDAH MEMBACA " Story by :orangeflavours Ig :@flavoursorange Twitter : @orangeflavours Youtube : @orangeflavours

More details
WpActionLinkContent Guidelines