Misteri Kamar Rania

Misteri Kamar Rania

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2020
"Nak, sudah selesai semua, kah?" Tanya dia. "Oh, sudah, pak. Terima kasih banyak juga ya, pak. Gak nyangka, ternyata masih ada yang murah juga di sini. Saya pikir memang rumahnya sudah agak lama sih, tapi masih oke." Jawab Risa dengan senyum simpul. Pria tua pemilik rumah hanya tersenyum tipis. "Tapi ingat ya, nak. Jangan pernah sekali-sekali kalian membuka pintu kamar yang paling belakang. Apapun yang terjadi, jangan pernah dibuka." "Hah? Memangnya kenapa, pak? Kami kan berdua, dan kamar di rumah ini juga cuma dua." Tanya Risa keheranan. "Pokoknya jangan. Atau kalian bisa menyesal. Ini bukan hanya sekadar larangan, jika melanggar, kalian bisa kehilangan nyawa kalian." Jawab pria tua itu dengan suara agak tinggi. Sebuah kamar larangan. Tertulis nama "Rania" di kamar itu. Tidak boleh dibuka, selalu terkunci. Namun, selalu ada keanehan dari kamar itu. Lantas apakah Melinda dan Risa sanggup menguak misteri di kamar itu? Siapakah Rania sebenarnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Secrets Fall In Love
  • Rahasia di Balik Senyumnya
  • Mom,Wait For Me!!
  • Rumah Lira
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Misteri di asrama tua
  • Hening Dalam Luka
  • Your Are Only Mine
  • Love Mistake

Rena Azzahra tak pernah ingin jadi bagian dari cerita siapa pun. Baginya, dunia fiksi jauh lebih jujur daripada kenyataan yang penuh topeng. Tapi semua berubah saat Rayhan Dirgantara muncul-murid baru yang seperti teka-teki, dan perlahan membuka pintu masa lalu yang bahkan tak pernah Rena ketuk. Semakin dekat, semakin kabur batas antara rasa dan rahasia. Dan saat kebenaran akhirnya datang, cinta pun kehilangan tempatnya. "Kamu pernah merasa ada yang hilang, tapi nggak tahu apa yang hilang?" tanya Rena, matanya kosong, seperti mencari jawaban dalam hening. "Tapi yang hilang itu bukan selalu sesuatu yang kita cari, kan?" jawab Rayhan, mencoba memahami, meski dia sendiri bingung.

More details
WpActionLinkContent Guidelines