Story cover for Daisy by charameluvy
Daisy
  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Jul 01, 2020
Keseharian Arell yang dipenuhi rasa nano-nano. Kehidupannya penuh dengan rasa manis, pahit, dan masam. Manis hidupnya karena sahabatnya. Pahit hidupnya karena asmaranya. Asam hidupnya karena kisah sekolahnya.

Ia cenderung suka menyembunyikan perasaanya. Isi hatinya begitu misterius dan sulit ditebak. Karena hal itu, Arell justru dimanfaatkan. Tanpa ia sadari, Arell diperebutkan oleh dua insan sekaligus. 

•Loyal, beautiful, and pure like a Daisy•
All Rights Reserved
Sign up to add Daisy to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 6
Empty | 00L NCT Dream cover
INEFFABLE | Na Jaemin✔ cover
Surat Dimas [TAMAT] cover
PRECIOUS | Na Jaemin cover
SEGITIGA cover
Anonymous Girl's | ✔️ cover

Empty | 00L NCT Dream

76 parts Ongoing

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]