Tak Layakkah Aku?

Tak Layakkah Aku?

  • WpView
    LECTURES 53
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., févr. 25, 2023
Aku adalah salah satu orang yang bisa dibilang tak normal. Tak normal ini berarti aku punya gangguan dalam psikisku. Padahal dalam dunia ini secara tidak sadar hampir semua orang punya gangguan itu. Yah, tak menyadari dan tak terlihat. Hei, gangguan psikis tak selamanya tentang orang yang dianggap gila. Sepertinya itu sangat kasar bagiku, karena gangguan jiwa itu banyak macamnya. So, jangan salah paham akan itu. Tapi, mengapa aku diperlakukan sangat berbeda? Apakah aku tak layak untuk dihargai juga? Padahal bukan aku saja yang mengalami itu. Tak layakkah aku? Mengapa? Bercerita dari sudut pandang sang tokoh
Tous Droits Réservés
#111
self
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Breathe
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Diary Si OCD Kucel -- OCD kok kusem? [COMPLETE]
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • Mengalami Lompatan Waktu dan Menjadi Orang Lain (END)
  • Hanya karena itu kalian membenciku? [Boboiboy Taufan Sad] |Complete
  • THE POWER OF MY EYES [BOYSTORY]
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu