We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
VENUS
  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 20, 2020
WpInfo
Fanfic
RWBY
Follow wattpad aku ya sebelum membaca. *** Venus Abimanyu. Dikenal dengan sebutan lelaki sedingin es dan bermulut pedas yang sanggup menyakiti hati kaum hawa maupun adam dengan kata-katanya. "Venus jahat banget sih jadi cowo ga pernah peka" Ucap senja kesal. "Emang lo siapa gue?" Tanyanya dengan sinis. "Calon pacar Venus dong!" Jawabnya dengan bangga. "Kaya gue mau aja sama lo" Sangat datar tapi sanggup membuat kaum wanita sakit hati. Senja elitasia. Di kenal dengan sebutan muka tembok. yang sudah menyukai Venus sejak duduk di bangku smp dan sudah bebal dengan kata-kata pedas yang keluar dari mulut venus. *** Kuy yang penasaran sama ceritanya, langsung simpen ke perpustakaannya ya dan baca cerita aku. Aku harap kalian semua suka sama cerita aku.
All Rights Reserved
#101
venus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa [COMPLETE]
  • Venus Dipelukan Neptunus [END]
  • RAHASIA CINTA [ON GOING]
  • VIRGO
  • Gadis Brengsek✔
  • RAIN [END]
  • [DEARY AZA]
  • DESNINE [END]
  • My Secret Diary (Serupa Tapi Tak Sama) [Completed] ✓

Description: Nama: Amazea Genesha Winanta TTL: England, 21 Februari XXXX Hobby: Ketus Goldar: AB+ Itu biodata umum calon pacar gue hehe Secara keseluruhan, ini bukan tentang gue. Tapi tentang Zea. Iya. Gue panggil dia Zea bukan Gene kayak yang lainnya. Biar antimainstream aja gitu. Ini tentang kehidupan Zea yang perlahan gue tahu dan tentang bagaimana perjuangan gue dapetin hati dia. Cieileh. Gaya banget gue ya, setdah. Belum cukup kekecewaannya terhadap keluarganya, gue malah nambah kecewanya dia. "Saat gue udah nyaman, lu pergi. Kalo gitu dari awal lu harusnya gak deketin gue." Dan Zea pergi gitu aja. Meninggalkan gue yang hanya bisa memandang punggungnya yang perlahan mulai menghilang. "Maaf," bisik gue, berharap angin bisa mengantarkannya pada Zea. ----------- MOHON MAAF, SAYA UNPUB DULU UNTUK REVISI. TERIMA KASIH

More details
WpActionLinkContent Guidelines