ANGIN
  • WpView
    Dibaca 15
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 29, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Seorang wanita bersurai sebahu sedikit kecoklatan dengan iris mata coklat, bibir tipis dan kulit putih menjadikannya incaran para kaum Adam Kanchara Sendiana Werdi ya itu nama sabat gue dia biasa dipanggil Acha. sebenernya ini cerita lebih mengisahkan dia sih gue cuman jadi orang ketiga yang seakan-akan tau segalanya Ohya gue lupa nama gue Fyiha Senja Anjani Perch biasa dipanggil Senja atau Anja tapi mayoritas manggil gue Anja:v "Cha, kita jalan yuk ajak juga si Senja ama Danil" "gue malu diliatin orang-orang, lagian Anja pasti ga mau" ya gitu deh Acha emang jaga reputasi banget apalagi dia salah satu anggota Osis jadi harus jual mahal hahah kalian Harus tau gimana perjalanan sahabat gue sama gebetannya Angga Trisna Putra Jeroy jadi ini cerita ngawur guys kalo mau baca ya sok atuhh !1!1!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#311
osis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Giant Baby [COMPLETED]
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • Cinta Aneh
  • Kelas A [End]
  • ARSYANIEL
  • TAKDIR ALYA
  • LUKA BIASA GADISKU
  • LOVE STORY QIANARRA
  • beach and you
  • Rembulan Sendu

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan