Ketenangan hidup Zahra seketika berubah sejak seorang pria bernama Fiki datang dan dengan seenaknya mengusik kehidupan yang selama ini ia jalani. Fiki, dengan kegigihan yang nyaris tidak masuk akal, bertekad mendapatkan hati wanita itu. Berbagai penolakan yang diberikan Zahra tidak pernah berhasil membuatnya mundur. Bukannya menyerah, Fiki justru semakin yakin bahwa Zahra adalah perempuan yang ingin ia perjuangkan. Bagi Zahra, Fiki adalah pria menyebalkan yang sepertinya tidak pernah mengenal kata menyerah. Namun, semakin sering pria itu hadir di hidupnya, semakin sulit pula Zahra menganggap keberadaan Fiki sebagai sesuatu yang bisa ia abaikan begitu saja. Sampai akhirnya Fiki datang dengan keyakinannya sendiri. "Mau segila apa pun kamu menolaknya, kalau saya itu takdir kamu, kamu bisa apa?" **** Jangan pernah mengambil sisi buruk dari cerita yang aku buat, ya. Happy reading! ッ -11 Juli 21-
More details