Story cover for Still Unfair by keyralvia_
Still Unfair
  • WpView
    Reads 260,724
  • WpVote
    Votes 23,736
  • WpPart
    Parts 41
  • WpView
    Reads 260,724
  • WpVote
    Votes 23,736
  • WpPart
    Parts 41
Complete, First published Jul 02, 2020
[Part Lengkap] [demi kenyamanan di harapkan untuk Follow sebelum membaca]

[Axender series] [Unfair Book II] 


Kata orang hidup Thalassa itu sempurna, karna Thalassa terlahir di keluarga kaya raya dan juga cucu seorang konglomerat paling di segani, Thalassa punya segalanya, harta, tahta, dan jabatan, Thalassa punya itu semua. 

Tapi satu yang Thalassa tidak punya.

Thalassa tidak punya teman, Thalassa tidak punya kebahagiaan, dan Thalassa tidak punya keluarga yang sempurna.

"Pa sebenernya aku ini anak siapa sih?"

"Kamu tau jawabannya" 

"Ngeliat sikap papa yang kayak gitu, aku semakin yakin kalo aku itu beneran anak haram, anak yang gak di inginkan"

Selama enam belas tahun Thalassa hidup di dunia, ia belum pernah merasakan indahnya kasih sayang dari kedua orang tuanya. Mengapa Ayahnya selalu bersikap acuh padanya? Mengapa ayahnya tak pernah menganggap dirinya ada? Apa benar yang orang-orang katakan bahwa dirinya adalah anak yang tidak di inginkan?

Start: 7 Agustus 2020
End : 20 Maret 2021
All Rights Reserved
Sign up to add Still Unfair to your library and receive updates
or
#45vanya
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
LANGIT JINGGA (TAMAT) cover
SELF LOVE cover
VANYA cover
GALTHAR cover
Blue Sky [Tamat] cover
Past and Present ✓ cover
REZANGGA [SUDAH TERBIT] cover
Me, You And Our Baby [ROMBAK] cover
Amour (COMPLETE) cover

LANGIT JINGGA (TAMAT)

59 parts Complete

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"