Anggares

Anggares

  • WpView
    Reads 434
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kenapa lo nerima perjodohan ini?" "Kita bahkan belum kenalan." "Gue Aresa Mouren Respita,anak kedua dikeluarga ini.Lo bisa manggil gue Resa." "Gue Anggara Theodore Baswara,calon suami lo yang lo stalking di pertemuan pertama.Lo bisa panggil gue Angga."Angga mengusap angkuh dagunya. Cukup sudah Resa memutar malas bola matanya.Mengulang pertanyaan yang merupakan inti semuanya "Jadi kenapa lo terima perjodohan ini?"Aresa. "Karna kata nyokap gue..." Angga mengantung ucapannya "Lo adalah alasan gue tetap hidup!". ...
All Rights Reserved
#35
popularboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unplanned marriage
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • Suddenly Marriage
  • Married With Senior (Selesai)
  • COUPLE IN LAW [COMPLETED]
  • Two Wedding
  • 9096 (Complete)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

Revalda Riza Renata Ia anak perempuan yang dilahirkan dari keluarga yang humoris. Mempunyai dua kakak laki laki yang tingkat warasnya setengah. Garis takdir yang membuatnya dijodohkan oleh kedua orang tua nya. Lelaki itu bernama Abrar Narazka Pratama Lelaki romantis dan sangat perhatian, tapi semua itu berbeda ketika ia ditinggalkan menikah dengan calon istrinya. Ia menjadi sosok yang lebih pendiam, dingin, dan jutek. "Nata, Kamu udah punya pacar?" Tanya Papa yang mengagetkan Gue dengan pertanyaannya. Jujur aja Gue gugup plus malu juga ditanya begitu di depan orang orang. "Em. Belum Pa! Kenapa? " Jawab Gue jujur. Emang bener kan Gue jomblo. "Baguslah, kalau pun Kamu punya, Papa juga bakal nyuruh Kamu Putus! " ujar Papa ngebuat Gua tegang juga gugup. Karena gimana pun juga Gue kan lagi Naksir Mantan Kakak kelas Gue. "Ta... Papa mau Kamu Nikah sama Abrar!!" "Apaa! Maksudnya gimana Pa?" Gue bingung sama yang di maksud Papa. Gue sempet menatap bola mata Baban yang juga lagi menatap ke arah Gue. "Sttt. Terima aja udah, Doi ganteng loh, tajir lagi. Kalo Gua jadi lo si Gua mau. Sayang aja Gua batangan." bisik Bang Dion di telinga kiri Gue. Setan emang Abang Gua yang satu ini, mana bisik nya di sebelah kiri, cocok udah jadi iblis. "Mayan Ta. Bisa lu porotin, ntar kalo udah kawin lu bisa minta ice cream se-kamar. Apalagi kalo lu hamil minta ini anu itu diturutin. Udah sana kawin aja lu ama dia." set an satu lagi berbisik. Siapa lagi kalo bukan Kak Rico. Kawin Kawin dikira Gua kucing. Jangan kan mikirin proses bikin debay, mikirin nikahnya aja Gua ga mau. . . . Kepoo sama kisah selanjutnya??Kalo kepo langsung aja baca, siapa tau tertarik bagi kalian. Okee

More details
WpActionLinkContent Guidelines