Abiyah Afza Busaina

Abiyah Afza Busaina

  • WpView
    LECTURAS 20
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jul 3, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
[ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA YA!!!] Seorang gadis sekolah akhir di sebuah SMA yang berada di ibu kota, ia gadis yang sangat suka mendaki gunung, yang berbau dengan alam ia sangat suka. ia wakil ketua pencita alam di sekolah nya. kenapa ia sangat menyukai alam ? karna ayah dan bunda nya pun sama, sama - sama sangat menyukai alam. sungguh wanita yang tangguh bukan ? siapa yang tidak iri melihat nya, mempunyai paras yang cantik, suka dengan alam, laki -laki mana yang tidak menyukai nya ? di usia nya saat ini ia mempunyai tekad untuk mewujudkan targetnya yang sudah lama ia pendam, dan ia rasa inilah saatnya untuk mewujudkan nya. ya, mewujudkan list point yang belum ia gapai. apakah akan terwujud ? atau kah ? Semoga kalian suka. Salam kenal aku buat kalian semua💛💛💛 -ABIYAH AFZA BUSAINA- Semoga apa yang kutargetkan, akan terwujud nyata!!!
Todos los derechos reservados
#566
wattys
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • GALANG [SELESAI]
  • This Is My Dream
  • ALFHASSA
  • XXL
  • Semu [Completed]
  • ATHABEL (ON GOING )
  • ARGA [TAMAT]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido