AILA
  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 31, 2021
⚠SLOW UPDATE⚠ Jangan Lupa Follow Akun Aku Yah Gys Klau Suka Ama Ceritanya. Sloww Update Yh!! Seorang gadis cantik sedang duduk di atas balkon sambil memegang sebuah bingkai foto seorang laki laki. "Gue punya satu permintaan yang blum ada tanda tanda bahwa tuhan akan mengabulkan permintaan gue. Ntah belum saatnya atau emang tuhan ngk peduli ke gue," ujar gadis itu tanpa sadar menitikan air mata. Sedangkan di suatu negara di dalam sebuah ruangan besar dan luas terdapat seorang laki laki berparas bak dewa yunani dengan sorot mata yang tajam namun jika kita memperhatikan mata itu dengan terperinci di dalam mata tersebut terdapat suatu kerinduan besar terhadap seorang gadis. "Ngk kerasa yah udah tiga tahun aja. Lo apa kabar di sana?" ujar seorang cowok sambil memegang sebuah bingkai foto yang di dalam-nya berisi seorang gadis cantik. Hayooo itu siapa hayoo kepo yah yuk baca!!! Dan tunggu author update trus yah ,semngatin authornya biar part-nya jalan trus heheheh...
All Rights Reserved
#11
faro
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • OUR PROMISE
  • Letha
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Cinta Sejati
  • ALESYA (END)

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines