Keyis
  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 19, 2021
Anindya Keyisa Laudy Prayoga Cewe cantik dengan segala kesempurnaannya yang tertutupi oleh masker. Ayahnya yang memiliki perusahaan dimana mana membuat musuh slalu mengintai keluarga mereka. Karena takut hal "itu"terjadi lagi, Devano sangat menjaga ketat dengan memberi 2 bodyguard untuk anak anaknya supaya tetap dalam lindungannya. " Ayah untuk sekali ini saja Keyis gak mau ada bodyguard yang slalu nemenin keyis kemanapun. Plis ayah.. Bunda tolong bujuk Ayah biar bolehin Keyis hidup mandiri. Keyis janji bakal jaga diri baik baik" " Sekali Ayah bilang tidak tentu tidak. Di luar sana berbahaya Keyis, dan kamu tau sendiri itu" " Kalau seperti itu boleh yaa Keyis gak usah pake masker, Keyis males dapet tatepan dari temen temen yang lain " " Tidak Keyis! Sekali tidak tidak! " Hingga di umur 17, Keyis mendapatkan kejutan yang tak pernah ia duga. @numzulfaa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PENDULUM (BOOK I)
  • Painful Bliss (COMPLETED)
  • My Evil Girlfriend (End)
  • SELA ta KEY [END]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Naomi Life's Story
  • LYVARU
  • MY SWEET BODYGUARD [TAMAT]

(Zeesha) / BOOK I "Ketidak tahuan kadang kala menyelamatkan, mencari tahu berlebihan seringnya menyakitkan." Marsha Soenarjo hidup dengan hingar bingar pesta dari remaja. Ia senang berteman dengan semua orang, senyumnya begitu hangat, semuanya ia punya. Hidupnya makin sempurna, kala Azizi Djatmiko-pria sejuta rahasia, 'berlutut' di depannya, memasangkan cincin cantik sekian karat. Akan tetapi, Ashel Laksono-gadis yang selalu ikut campur dalam hubungannya menjadi penghalang semua yang Marsha dan Azizi jalani. Di sisi lain, Christy Ismawan, sahabat yang sudah ia anggap saudarinya sendiri mempunyai permasalahan ekonomi yang rumit. Marsha berniat membantu. Semuanya menjadi gamang. Lalu Marsha menyimpulkan, bahwa... ketidak tahuan menyelamatkan, sementara ingin tahu berlebihan... sungguh, itu menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines