Jika Aku

Jika Aku

  • WpView
    Membaca 15
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 2, 2020
"Jika aku ga ketemu kamu dulu, aku ga mungkin ngerasain jatuh cinta. Jika aku ga melakukan itu sama kamu, dia ga mungkin ada. Jika aku menghilangkan dia dulu, aku ga mungkin ngerasain menjadi seorang ibu sekarang. Aku bahagia dia ada, berkat kamu juga Ge." Ucap Nadi lirih dengan air mata di pipinya. "Jika aku tau akan sebahagia ini bareng kalian, aku pasti lebih bertanggung jawab dulu Di. Jika aku tau sesakit itu kehilangan kamu dulu, aku ga akan ngelakuin hal gila kaya dulu. Jika aku tau kehadiran dia membawa kebahagiaan bagi kita dan keluarga, aku ga akan nyuruh kamu pergi bawa dia sejauh itu. Maaf Di, hanya maaf yg bisa aku ucapkan buat kamu." sama halnya dengan Nadi, air mata Gevan tak bisa ia bendung lagi. Apa sebenarnya yg terjadi diantara mereka? Dia siapa yang dimaksud Nadi ? Bagaimana awal mula pertemuan mereka sampai hanya kata "jika aku" bisa membuat mereka saling memeluk kembali?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#12
gevan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Soal Rasa 2
  • My possesive boyfriend
  • Time Release
  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • ARGAN
  • A For Z : Young Married
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • Psychopath & Gadis polos (Completed)
  • Suami Terbaik [Revisi]
  • KALINDRA

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan