Kapal Layar di Lautan

Kapal Layar di Lautan

  • WpView
    LECTURAS 473
  • WpVote
    Votos 52
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 31, 2022
-Tentang pelaut yang mencari arah pulang- Pada akhirnya, cinta seringkali bukan tentang dua keinginan yang dipertemukan dalam hubungan romantisme seperti sebuah kisah yang berakhir bahagia. Cinta seringkali hanya perkara di mana aku melewati hari-hari dengan membayangkan kamu ada di sampingku. Menggenggam tanganmu, mendengar keluh kesahmu tentang kehidupan yang kautiti sejengkal demi sejengkal tanpa aku. Pada akhirnya, kita tak apa tak jadi nyata. Karena yang penting dalam cerita ini adalah bagaimana kisahmu berakhir dengan dia. Dalam sebuah cerita romansa, bukankah akhir dari tokoh utama adalah bersama dengan seseorang yang mereka cinta? Figuran sepertiku tak sepatutnya mendamba akhir lebih dari sekedar merelakan. Pada akhirnya, aku tahu, bila memilikimu adalah semu. Kau tak nyata selain dalam mimpiku. Kau hanya serangkaian imajinasi yang kususun lalu kupaksa untuk terwujud meski sekedar anomali. Pada akhirnya, konstelasiku tak cukup mampu menjadi navigasi yang akan memandumu pulang padaku. Atau, selama ini rumahmu bukanlah aku. Dan pada akhirnya, tidak ada jaminan dua insan yang sudah terbiasa bersama akan saling jatuh cinta.
Todos los derechos reservados
#653
ikhlas
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [END] Blind Rainbow
  • Eliinaa
  • Cegil Komplek [00L]
  • Makna Temu
  • Unforgettable, every second of it
  • Aku Takut Dicintai

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido