Kapal Layar di Lautan

Kapal Layar di Lautan

  • WpView
    Reads 476
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 31, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
-Tentang pelaut yang mencari arah pulang- Pada akhirnya, cinta seringkali bukan tentang dua keinginan yang dipertemukan dalam hubungan romantisme seperti sebuah kisah yang berakhir bahagia. Cinta seringkali hanya perkara di mana aku melewati hari-hari dengan membayangkan kamu ada di sampingku. Menggenggam tanganmu, mendengar keluh kesahmu tentang kehidupan yang kautiti sejengkal demi sejengkal tanpa aku. Pada akhirnya, kita tak apa tak jadi nyata. Karena yang penting dalam cerita ini adalah bagaimana kisahmu berakhir dengan dia. Dalam sebuah cerita romansa, bukankah akhir dari tokoh utama adalah bersama dengan seseorang yang mereka cinta? Figuran sepertiku tak sepatutnya mendamba akhir lebih dari sekedar merelakan. Pada akhirnya, aku tahu, bila memilikimu adalah semu. Kau tak nyata selain dalam mimpiku. Kau hanya serangkaian imajinasi yang kususun lalu kupaksa untuk terwujud meski sekedar anomali. Pada akhirnya, konstelasiku tak cukup mampu menjadi navigasi yang akan memandumu pulang padaku. Atau, selama ini rumahmu bukanlah aku. Dan pada akhirnya, tidak ada jaminan dua insan yang sudah terbiasa bersama akan saling jatuh cinta.
All Rights Reserved
#262
astronomi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Cegil Komplek [00L]
  • Daily life of teenagers (END)
  • (Hiatus) Perjodohan || TRE-MON (Haruyeon)
  • SIRNA
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI
  • Aku Takut Dicintai
  • [END] Blind Rainbow

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines