Diary Strict Parents

Diary Strict Parents

  • WpView
    LECTURES 4,013
  • WpVote
    Votes 1,026
  • WpPart
    Chapitres 24
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., oct. 25, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Florine itu anak 𝘴𝘵𝘳𝘪𝘤𝘵 𝘱𝘢𝘳𝘦𝘯𝘵𝘴. Orang tuanya sangat mengekang, berbanding terbalik dengan saudara kembarnya Kairo yang sangat dibebaskan. Awalnya Florine menerima saja. Akan tetapi, sejak Leoric muncul dan mengambil hatinya, Florine diam-diam pandai berbohong. Gadis itu mulai mencari-cari alasan untuk keluar. Florine pun mulai terbawa arus dan keluar dari zona nyamannya. START : 15 Mei 2025 FINISH : Rank #1 - introvert dari 4,01k cerita (19/7/25) #7 - diary dari 9,55k cerita (16/6/25)
Tous Droits Réservés
#114
kekang
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My First Love [END]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • THREAD OF DESTINY
  • Vous Me Voyez? ✔️
  • Love Two Prince
  • AKSELIO (TERSEDIA DI KARYAKARSA)
  • Secretly in Touch
  • AELEASHA (OG)
  • Azka's ( He Is My Brother's Best Friend )
  • Secret Rendezvous

WARNING 21+!!! Banyak adegan dewasanya, yang merasa belum cukup umur diharap mengundurkan diri ya... ##### Mavia Renata, seorang siswi cantik kelas 2 SMA yang nampak anggun dan lembut namun sebenarnya ia adalah gadis yang tomboi. Dia sedikit kurang pandai dalam bidang akademik, namun berbeda dengan bidang non-akademik nya yang luar biasa. Dia punya segudang prestasi dalam bidang olahraga, seni serta kepemimpinan. "Hei..Boleh nggak gue minta jawaban soal lo?" ucapku sambil menyenggol sikunya. Ku buang jauh2 gengsi ku entah kemana, ku bulatkan tekat ku untuk bertanya padanya. Ya dia adalah Marvel Abimana, Cowok blasteran Indo-Korea yang cukup ganteng namun paling rese di kelasku yang kebetulan banget kali ini duduk sebangku dengan ku. "Boleh," jawabnya singkat. "Beneran??" tanya ku curiga. "Boleh,tapi nggak gratis!" imbuhnya sembari menoleh kearahku dengan senyum liciknya. "Lo mau imbalan apaan?" tanyaku penasaran. "Satu jawaban dibayar dengan satu ciuman," bisiknya pelan tepat di telinga kananku. Seketika itu juga membuatku bergidik ngeri. "What????" ucapku kaget. Terlihat dia sedang tersenyum puas. "Sial!!! apa yg harus aku lakukan??" ucapku dalam hati. Mau tau kelanjutannya?? Yuk lanjut baca..

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu