THE WAY [COMPLETED]

THE WAY [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 578
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 17, 2020
[SHORT STORY] Hidupnya hancur. Semua yang ada pada dirinya kacau. Tidak ada satu hal pun yang dapat dia banggakan. Segalanya, terasa tak dapat dibendung lagi. Dia, menangis. Dia tertawa. Semua yang dirasakannya hanyalah kesakitan. Dibalik tawa itu, lukanya makin melebar. Dibalik tangis itu, hatinya semakin hancur. Dia tidak tahu lagi apa yang terjadi pada dirinya. Dia merasa sudah gila menghadapi semuanya. Hidupnya terasa tak bermakna. Dia tahu, di dunia ini banyak yang lebih menderita daripada dia. Tapi, dia juga tahu, diantara mereka dia lah yang paling lemah. Bersembunyi dibalik topeng. Berlagak kuat. Hanya untuk menutupi kelemahannya. Sampai, seseorang berkata padanya. Mengubah hidupnya. Perlahan, tawanya tidak lagi perihal luka. "Jangan terluka, kamu terlalu berharga." ...... 11 Juli 2020
All Rights Reserved
#418
quote
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • I'm Keysa
  • Why Stay Away?
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Paradise
  • The Kidnapper
  • Grafi [End]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • BINA
  • Cerita Tentang Zeeya
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines