METANA || Na Jaemin

METANA || Na Jaemin

  • WpView
    Reads 350
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 5, 2022
WpInfo
Fanfic
NCT
"Boleh ku katakan benar, jika cinta tak pernah memandang apapun, termasuk usia." Alkana adalah seorang pria yang begitu dingin dan keras kepala, tidak hanya itu hatinya juga terikut keras manakala Sang Ayah tidak bisa berlaku adil antara dirinya dan juga Sang Kakak. Hingga timbul kebencian yang sebenarnya tidak ingin dia rasakan, kebencian terhadap ayahnya sendiri yang selalu membanding-bandingkan dirinya dengan Sang Kakak. Akibat dari kebencian itu berdampak pada akademiknya di sekolah. Sang Ayah yang berprofesi sebagai guru Kimia di sekolahnya, menjadikan Alka membenci pelajaran itu. Namun, sosok Alka yang sangat menyayangi Almh. Bundanya tidak dapat menolak apa yang Sang Bunda perintahkan. Hingga, sosok itu yang mau tak mau harus Alka mintai pertolongan untuk membantunya. Namun, perasaan asing singgah di hati Alka. Perasaan asing yang sebelumnya tidak pernah dia rasakan, ini untuk pertama kalinya. Begitupun dengan sosok itu. Inilah kisah mereka.
All Rights Reserved
#572
leehaechan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa dan Cerita
  • KARAFERNELIA
  • It's Always Been You✔️
  • Galaksi✓
  • At a Glance (NOREN)
  • All For Jievin [END]
  • Delapan Bayangan satu janji
  • From The Darkest Side
  • Dua cangkir satu Meja

Hidup tak pernah benar-benar bisa ditebak. Kadang, harapan yang dibangun sejak kecil hancur seketika oleh kenyataan yang tak diundang. Narthana adalah anak laki-laki yang tumbuh dengan cinta dan impian besar. Sejak kecil, ia percaya bahwa keluarganya adalah rumah paling aman di dunia-tempat di mana Papa dan Mama akan selalu ada, menggenggam tangannya hingga dewasa nanti. Ia pernah berkata, suatu hari nanti, ia akan membawa kedua orang tuanya keliling dunia, naik pesawat besar miliknya sendiri. Tapi hidup tak pernah bertanya apakah kita siap kehilangan. Ketika kenyataan mengguncang fondasi kebahagiaannya, Narthana dipaksa tumbuh dalam sunyi. Ia harus menelan pahitnya perpisahan yang tak bisa dilawan, dan memeluk luka yang tak bisa dipulihkan waktu. "Mulai hari ini, Nana bersama Papa, ya?" Kalimat yang sederhana, tapi menyimpan beban yang tak terucapkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang janji yang tak selalu bisa ditepati, dan tentang bagaimana seorang anak belajar menerima takdir tanpa kehilangan jiwanya. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa hidup tak selalu tentang memiliki, tapi tentang bagaimana tetap mencintai-meski dari kejauhan. Sebab Tuhan menulis kisah setiap manusia dengan cara yang berbeda, dan setiap air mata menyimpan makna yang tak pernah sia-sia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines