Story cover for Come Closer by Nelly_allneffa
Come Closer
  • WpView
    LETTURE 112
  • WpVote
    Voti 16
  • WpPart
    Parti 3
  • WpView
    LETTURE 112
  • WpVote
    Voti 16
  • WpPart
    Parti 3
In corso, pubblicata il lug 03, 2020
" Mendekatlah... Biar Lo Tau, Dan Menyesal Pernah Mengabaikan Apa itu Cinta"~Revan Anggara

"Jangan Pernah Mendekat Atau Kamu Akan Ikut Terluka Dengan Duri Yang Kubawa"~Clarisa Bayzuhra



******


Clarisa Bayzuhra, Gadis Itu Memilih Bungkam Ketika Dirinya Dilanda penyakit Bertubi Tubi.

Bukan Hanya Fisiknya Yang Tersakiti. Namun juga Dengan Mentalnya.

Ibu Tirinya Terus Berulah, Membujuk Suami Agar Mau Membuang Risa.
Karna Ia berfikir bahwa Risa Hanyalah Parasit di masa depan, Terutama harta suaminya.

Berbagai Cara Telah Dilakukan Ibu tirinya. Hingga suatu Hari Risa Dibawa ke rumah Sakit Jiwa Karna Dianggap Depresi.

Risa Pasrah Ketika ayahnya setuju Akan Membawa dirinya Pada Sekumpulan Orang Gila itu padahal dirinya baik baik saja.

Risa lagi lagi Diam, enggan Untuk berkata. Percuma saja ia menjelaskan, ayahnya hanya Mau Melihat tanpa Mau mendengar Yang Sebenarnya

Tapi Takdir Berkata Lain, Ternyata Tuhan Masih Mengizinkan Risa Untuk Bahagia

Psikiater Yang Hendak Mengobati Risa Tiba tiba Membawanya Kabur Dan Pergi , Mengeluarkannya Dari Kegelapan Dunia.

Berjanji pada Risa Untuk selalu Melindungi Gadis itu. Dan Meminta 3 Syarat.

Tetapi Dunia Risa Terguncang Ditengah Perjalanan.
Risa Bertemu Cowok aneh Yang Menambah Beban Hidupnya.
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Come Closer alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#341alone
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 8
Stres In Life cover
Sejenak Luka cover
ALONE cover
BUNGKAM cover
Aku dan Luka [Sudah Terbit]  cover
Stronger Than Another cover
Paradise cover
Deberìa Redirme? (End)  cover

Stres In Life

54 parti Completa

Kita sebatas mengejar bahagia dengan cara sama-sama terluka. ( Warning ⚠ violence, profanity, gay and sexuality 18+) --- "Lama-lama, saya bunuh kamu!" "Arrgghhh." --- "Kalau gue cemburu, namanya gue sayang. Lo mau gue sayang?" --- "Lo mau kemana? Biar gue anter pulang, bahaya banget lo jalan kayak orang nggak punya tujuan." "Tujuan gue mati!" --- "Gue capek, Lan. Semesta sejahat ini sama gue. Semenyakitkan ini gue hidup." "Gue-di lahirkan hanya untuk menikmati luka." --- "Tania, lo itu cewek menjijikan!" --- "Ma ... Terima kasih sudah membuat Tania sehancur sekarang." --- "Tania ... Gue sayang sama lo, perasaan gue nggak akan pernah bisa hilang." "Kita hanya sebatas teman dan gak boleh ada ikatan." "Karena hati lo ada di orang lain. Ini cukup menyakitkan dan gue nggak bisa memaksa keinginan." --- "Jujur, Ka. Gue cemburu." "Ngapain cemburu?" "Gila lo ya. Gue punya hati, lo gak mikir?" "Tapi kita cuma temen." "Lo pikir, semua berawal dari sodara terus jadi pacar? Mikir tolol! Semua berawal dari temen!" "Jangan berlebihan." "Lo, pilih gue atau dia?" "Jelas kamu. Tapi aku nggak bisa jauhin dia. Terlalu sulit." "Setan lo!" --- "Tugas aku belum selesai, bahkan masih panjang. Aku mau liat kamu terus bahagia, nyatanya gak bisa." "Bisa! Kita bahagia sama-sama ya?" --- -Kesalahan terbesarmu, adalah meninggalkanku- Note : (Saya tidak bertanggung jawab jika terjadi kebengkakkan akibat air mata.)