Aku berharap, cerita ini hanyalah sekedar fiksi belaka, apabila ada kesamaan nama, tempat, dan alur cerita, itu hanyalah kebetulan. Yah, seandainya.
"Kita bisa memulai awal yang baru, tanpa harus memikirkan yang lalu." Jingga
"Katanya rindu nyatanya ilusi, katanya setia nyatanya omong kosong, katanya sayang nyatanya sekedar ucapan, apa semua hal bagimu hanya sekedar candaan?" Senja
Jingga dan Senja, bertemu di kala sore, dari pertemuan singkat yang terus terulang kembali, saling terbiasa bercerita, lama kelamaan menjadi teman akrab.
Sayangnya, Jingga menyukai Senja, pertemanan itu hanya sekedar perantara, dan sayangnya lagi, Senja tak menyukai Jingga, hanya sebagai sahabat.
All Rights Reserved