Story cover for PARADOKS by tetesabu
PARADOKS
  • WpView
    Reads 585
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 585
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jul 03, 2020
Mature
Hanya butuh satu kepercayaan untuk menjebak Laras dalam kesalahan penuh penyesalan. Terjebak dalam hubungan beracun yang berakhir kekerasan dalam pacaran membuat Laras semakin hilang arah. Kabar miring tentang dirinya menguar hingga ke telinga ayahnya. Bukannya ditolong, tapi dihakimi tanpa bertanya siapa yang salah.

Damar. Sosok laki-laki yang risi dengan berita itu akhirnya dipertemukan oleh Laras. Kepribadian mereka bertolak belakang. Laras terkesan mengejar Damar sehingga memberi stigma 'cewek gatel'. Namun, bukan itu titik permasalahannya. Setelah Damar tahu bahwa kekerasan itu bukan murni kesalahan Laras, membuat Damar tahu siapa yang harus dibela. Meski banyak pemikiran yang bertentangan tetapi mereka tetap satu tujuan. Keadilan untuk penyintas kekerasan seksual. 

(n). pernyataan yang seolah-olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran; bersifat paradoks.

[SEBUAH PROJEK KOLABORASI]

Copyright©tetesabu
Copyright@inggridatyas
All Rights Reserved
Sign up to add PARADOKS to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Puing luka by ummy12
24 parts Complete
"Malam itu menjadi awal dari mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan." Aluna kehilangan segalanya dalam satu malam-rasa aman, harga diri, dan harapan. Ia hancur oleh luka yang tak terlihat mata, tapi mengoyak jiwanya habis-habisan. Kehamilan yang datang dari pemerkosaan membuatnya ingin menyerah. Namun dalam reruntuhan hidupnya, ada dua hal yang terus menahannya agar tetap berdiri: keluarga yang tak pernah berhenti mencintai, dan janin kecil dalam rahimnya yang menjadi alasan untuk bertahan. Sejak itu, Aluna membenci laki-laki. Ketakutannya begitu dalam, hingga setiap tatapan dan suara laki-laki bisa membuat tubuhnya gemetar. Tapi ia tidak bisa menolak kehadiran laki-laki itu-sosok yang bertanggung jawab, yang tak pernah pergi, yang terus mengirim bunga, hadiah, dan surat-surat haru berisi penyesalan serta doa. "Aku tahu aku tak bisa menghapus malam itu. Tapi setiap langkah yang kamu ambil hari ini, adalah langkah keberanian luar biasa. Kamu tidak sendirian." - A. Hari demi hari, tembok kebekuan di hati Aluna mulai retak. Bukan karena dia lupa, bukan karena dia memaafkan dengan mudah, tapi karena perlahan, ia mulai membuka diri terhadap kemungkinan: bahwa tidak semua luka harus berdarah selamanya. Akankah Aluna mampu menghadapi masa lalunya? Mampukah ia membiarkan seseorang masuk ke dalam hidupnya lagi-meski dari kejauhan? Sebuah kisah tentang luka, keberanian, dan cinta yang lahir dari kehancuran. Untukmu yang sedang berjuang: kamu tidak sendirian.
You may also like
Slide 1 of 8
Rasa yang Tak Seharusnya [COMPLETED] cover
Cause Dare I Got Boyfriend cover
Puing luka cover
Aksa-Dara [SELESAI] cover
My Friend My Love cover
Mari Saling Bicara cover
Rama Prananta (Sudah Terbit) cover
LARASATI cover

Rasa yang Tak Seharusnya [COMPLETED]

36 parts Complete

Jeriko Marechare, satu tokoh dalam sebuah fiksi yang berjudul Rasa yang Tak Seharusnya. Dia tampan, baik, putih, tinggi, dan yang terpenting dia adalah laki-laki yang selalu bisa meluluhkan hati. Selain aku memang ada juga beberapa wanita lainnya. Maklumlah, dia pandai memikat hati para wanita. Tapi sejujurnya dia tak pernah sadar bahwa sikapnya itu manis dan sungguh romantis, dia terlalu lugu dan selalu saja bungkam pada perihal tentang hati. Tapi aku suka, aku suka sikapnya itu walau kadang tak mengenakan hati. Bagiku tak mudah menghilangkan rasa padanya, mungkin karena dia merupakan sosok yang istimewa. Terlalu sulit untuk menyampaikannya setelah memendam rasa dan terus berjuang sendiri. Dapat dianalogikan hatinya bagai es yang beku, sudah kucoba berbagai cara untuk melelehkan es itu tapi tak kunjung cair juga. Adakah hal lain untuk melelehkan es itu? Aku ingin tahu, kumohon katakanlah. "Rasa ini seharusnya tak ada, karena hanya menjadi tanda mata yang cacat yang diambil bukan untuk dipajang namun disimpan dalam kenang masa lalu." Rasa yang Tak Seharusnya Copyright © 2017 by ginaadarmawan