BIANGLALA

BIANGLALA

  • WpView
    Leituras 331
  • WpVote
    Votos 143
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, ago 5, 2020
idolaku harus mencintaiku! mustahil?? bagiku semua tidak ada yang tidak mungkin,idolaku adalah warna warni kehidupan ku seperti pelangi walaupun dia sekeras batu dan sedingin es kutub Utara, apakah memiliki mu hanya sementara seperti pelangi yang akan pudar dan menghilang namun hal yang perlu kamu tahu,aku mencintaimu lebih dari sebatas idola. Bianglala(pelangi) yang slalu memanjakan mata dan merekahkah senyuman Saya harap sebelum membaca ini kamu bernapas panjang^^
Todos os Direitos Reservados
#32
oca
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Pelangi Di Matamu
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • Senja Untuk Pelangi(End)
  • When You Love Yourself (Tamat)
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • I lOVE YOU ( Another Love Story )
  • Cahaya [COMPLETED]
  • PELANGIT

INI CERITA KARYA IMAJINASI AKU SENDIRI. JADI, JIKALAU ADA NAMA, TEMPAT DAN LAIN SEBAGAINYA YANG SAMA MUNGKIN ITU HANYA KEBETULAN SAJA. KARNA CERITA INI BENER-BENER KARANGAN AKU SENDIRI. MOHON DILARANG UNTUK PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN!!! -------- "Sisi lain yang tersembunyi..." ___ Seperti halnya luka. Ketika kamu belum merasakan bahwa kamu terluka maka kamu tak akan tau betapa pedihnya yang dirasa dari luka itu sendiri. Tapi ketika kamu tau atau bahkan mulai menyadari, maka kamu akan mulai merasakan betapa pedihnya luka itu. Meski itu hanya luka kecil sekali pun. Ketika kamu butuh sosok seorang yang menyayangi dan mencintaimu dengan tulus, saat itu juga kamu akan merasakan betapa pahitnya rasa sayang dan juga cinta, Secara bersamaan. Kamu akan mengerti ketika semuanya telah hilang, ketika semuanya menganggap Kamu tak ada bahwa sesungguhnya kamu ada. Dan kamu hanya bisa diam dan menerima, walau semua itu menyakitkan sekalipun. Airmata juga sudah tak ada gunanya hanya untuk menangisi sesuatu yang sudah terjadi. Tapi, meskipun begitu. "Kenapa airmata ini selalu saja keluar tanpa aku minta?" "Saat aku ingin bertahan pun, rasanya itu semua akan sia-sia. Tak ada yang perlu dipertahankan jika nantinya akan berakhir menyakitkan." "Terlebih, jika harus merasakan yang tak seharusnya itu terjadi secara langsung didalam hidupku" "Tak ada yang perlu dikasihani, Karna aku tak butuh rasa kasihan itu. Dan tak ada yang perlu diprihatinkan, ketika semua yang aku rasa telah hilang..., dan..., mati!" Sungguh, betapa kejamnya takdir mempermainkannya. 🍁🍁🍁

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo