We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mengejarmu

Mengejarmu

  • WpView
    Reads 72,525
  • WpVote
    Votes 7,759
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika ego yang mereka pertahankan. Abyan yang lelah mengalah dan Dira yang merasa dirinya memang tak salah. "Harus seperti apa lagi saya memperjuangkan mu? Seberapa lama lagi saya harus menunggu mu membuka hati?" Tatapan Abyan tak lagi hangat. Frustrasi dan kelelahan. "Aku menyerah, Dira." Deg! Hal yang di takutkan terjadi, disaat saat orang yang begitu gigih memperjuangkan akhirnya menyerah. Penyesalan. Itu yang di dapatkan Anandira.
All Rights Reserved
#64
bapak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Resepsi
  • D U D A
  • DPD (Tamat)
  • UNDER CONSTRUCTION
  • Cleaning Service itu Istriku
  • Beyond The Limit | TAMAT ✔
  • JODOH
  • Suami Kedua #Tamat

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines