Body shaming

Body shaming

  • WpView
    Reads 819
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 13, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
(Up setiap hari minggu ) "ihhh ada babon jalan gaes" " loe pasti malika kan yang kecap item itu" "jelek banget sumpah merusak pemandangan aja" capek gue dengernya katanya cantik itu nggak perlu kurus,atau putih tapi mana,,? Bulshit tau nggak. sepercaya apa pun kalau cantik itu berbeda tapi bagi mereka yang merasa sempurna cantik itu harus sama gue juga manusia kali punya hati dan hati gue ini masih berfungsi, setiap ada hinaan hati gue sakit banget mana yang katanya masa sma itu adalah masa yang paling indah gue gak percaya gue pikir mereka udah bisa berpikir dewasa nyatanya nol besar sifat mereka malah lebih dari seekor binatang. Sumber cover:pinterst
All Rights Reserved
#30
chikclit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABLUVION {COMPLETED}
  • STUDY GROUP - KOS MAMI IDA - END
  • PETRICHOR [Lengkap]
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Imperfection : Fight to be fine
  • FATE
  • ZILLA (BELUM DIREVISI)
  • Boomerang ( Completed )

ABLUVION {COMPLETED} Sedih, marah,kecewa, kesal atau mungkin BAHAGIAA?? Hahaha... itu rasanya terdengar sangat-sangat konyol di telinganya. Mengingat takdir sepertinya tak sepenuhnya menyukainya. Buktinya gadis dengan manik birunya itu harus menelan pahit kenyataan hidupnya yang berubah 180 derajat. Cacian, tamparan bahkan pukulan sekaligus menjadi hal yang rumlah di dapati olehnya. Lelah? Tentu saja Bukan hanya fisiknya yang tersakiti, namun hati dan mentalnya lah yang lebih parah tersakiti. Tapi dengan bodohnya, ia tetap memilih untuk bungkam. Walaupun kenyataannya ia tahu bahwa semakin ia bungkam, maka semakin menipis harapannya untuk mendapatkan kebahagiaanya kembali. Hingga takdir mungkin sedikit berbela sungkawan dengan nasibnya. Membuat mereka akhirnya dipertemukan. Entah apa sebenarnya tujuan mereka di pertemukan. Entah untuk membawa kebahgiaan atau malah kian menambah luka?? Tapi ia bertindak dengan acuhnya, toh yang pasti saat ini ia merasa begitu yakin bahwa pria yang Tuhan kirim dapat membantunya untuk melihat kembali sepercik cahaya. Namun tak ayal, takdir memang terlihat begitu lihai mempermainkan kehidupan. Takdir yang membawa ia dekat dengan harapannya, namun takdir jugalah yang membuatnya jatuh untuk kesekian kalinya. Ketika sebuah kebahagiaan terlihat mendekatinya, namun naas. Kenyataannya, kebahagiaan yang ia lihat hanyalah sebuah ilusi semata. Karena tanpa ia sadari, ia tetap berjalan di atas percikan kaca-kaca. Berjalan menuju kehancuran. Berjalan menuju akhirnya. Hingga sampailah ia di garis finishnya. DON'T COPY PASTE OKAYY!!!!!!! Thanks guys❤📍

More details
WpActionLinkContent Guidelines