Auriga: Ingatan dalam Cincin

Auriga: Ingatan dalam Cincin

  • WpView
    Letture 170
  • WpVote
    Voti 12
  • WpPart
    Parti 16
WpMetadataReadCompleta lun, apr 12, 2021
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
"Bagaimana kalau kita melakukan sesuatu yang berbeda?" Gadis itu menautkan alisnya pertanda ia sedang bingung, ia hanya diam menunggu pria dihadapannya melanjutkan kalimatnya. "Mari berteman tanpa harus berkenalan," Pria itu tersenyum penuh arti, membuat gadis itu penasaran dengan isi otak pria ini, apa yang dia pikirkan? "Dan kita hanya boleh berkenalan saat kita akan berpisah nanti." *** Ingatan Auriga telah menghilang bersamaan dengan hilangnya cincin pemberian ibunya. Cincin yang begitu berharga, bahkan ia tidak pernah melepaskan sedetikpun cincin itu dari kalungnya. Setelah ingatannya sedikit kembali, Ia terus berusaha mencari cincin itu kemanapun -- tentu saja dengan bantuan assistennya-- , namun pencarian itu berakhir saat bertemu dengan Lunar. Cincinnya ada pada gadis itu! Auriga mendekati Lunar agar mendapatkan kembali cincinnya. Namun seiring berjalannya waktu, Auriga mendapati fakta bahwa Lunar memiliki rahasia yang berhubungan dengan cincin itu, dengan masalalunya, dan dengan perasaannya.
Tutti i diritti riservati
#17
lunar
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Sister or More
  • Yellow To Red [END]
  • POISONED LOVE
  • FATAMORGANA
  • WAKE UP, LOVE (TAMAT)
  • Awan Abu-Abu [END]
  • mata atta ne, my dearest [Ryoji x Minako/Hamuko/MShe] [Persona 3 Fanfiction]
  • A Memory of You
  • Moonlit Shrine of Secrets

Ini adalah kisah nyata perjalanan persahabatan yang berkembang menjadi lebih dari sekadar hubungan kakak-adik. Sabrina, yang merasa terjebak dalam rutinitas hidup yang melelahkan, tanpa sengaja menemukan Almira, gadis muda yang baru dikenalnya, sebagai sosok yang bisa menemani malam-malam sepinya. Dari sebuah malam minggu yang penuh dengan makan malam sederhana dan foto di photobox, hubungan mereka berkembang-dengan banyak kebingungan, perhatian, dan momen yang terkadang terasa terlalu intim untuk sekadar persahabatan. Tapi, tak semua perasaan bisa dikendalikan. Sabrina yang lebih tua, lebih berinisiatif, dan lebih terbuka, mulai merasa hubungan ini semakin tidak seimbang. Almira yang lebih pasif, meskipun menyimpan perasaan mendalam, sering kali tak bisa mengungkapkan apa yang sebenarnya dia rasakan. Namun, ketika jarak itu semakin terasa, keduanya perlahan belajar untuk saling mengerti dan menemukan kenyataan bahwa kedekatan yang mereka miliki bisa jauh lebih berarti daripada yang mereka duga. Kisah ini tentang belajar menerima perasaan yang tidak terucap, tentang kehangatan yang ditemukan dalam kebersamaan tanpa kata, dan tentang bagaimana satu orang bisa mewarnai dunia orang lain dengan cara yang tak terduga. Kisah nyata dari perjalanan hubungan yang tak selalu terduga.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti