WiFi [End]

WiFi [End]

  • WpView
    Lectures 63,394
  • WpVote
    Votes 7,701
  • WpPart
    Chapitres 73
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., déc. 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Aku melirik benda putih yang menempel di atap sambil mengeluarkan setitik cahaya biru terang yang begitu menggiurkan itu dengan penuh minat, sebelum kemudian kembali menoleh ke orang di sebelahku yang baru saja kujadikan pacar dua menit yang lalu. "Kalo sekarang kita pacaran, berarti nggak boleh ada rahasia di antara kita." "..., Oke." "Password WiFi lo apa?" *** Renata, sang maniak kuota, disarankan untuk mencari pacar sebagai topangan data internetnya. Karena orang rumah tidak pernah menyetujui pemasangan WiFi, Rena yang tertarik akhirnya mulai menyeleksi para calon kandidatnya yang memiliki karakter unik masing-masing. Semua tidak semudah yang diperkirakan. Mengingat pengalaman Rena akan cinta yang bisa dibilang sangat pemula, ditambah beberapa konflik dari berbagai arah yang menerpa, membuat beberapa hal berjalan lebih rumit dari yang seharusnya. Jujur, Rena cuma butuh WiFi. Itu saja! Tapi, bagaimana jika obsesinya malah menenggelamkannya? Bagaimana jika ini bukan berujung password WiFi, tapi malah membuat ruang hati tercerai-berai?
Tous Droits Réservés
#334
harem
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Hi-Fi (SUDAH TERBIT)
  • Om Barra [TERBIT]
  • Pemulung; Penggombal Ulung (Terbit)
  • FIZYA
  • Re: Love (Tamat)
  • Kok Kita Nikah?[END]
  • Your Secret in Our Marriage (END)
  • Bayi Dosenku 2

TELAH TERBIT DAN TERSEDIA DI SELURUH TOKO BUKU DI INDONESIA [BEBERAPA CHAPTER TELAH DIUNPUBLISH] #Trueshortstory Dimas menyesal dulu pernah memberikan password mifi-nya secara cuma-cuma, karena setelah itu ada satu gadget yang selalu terhubung dengan benda kecil sumber kehidupannya di internet itu. Dimas sebenarnya ingin bertanya dan memastikan siapa yang melakukan hal itu, ia merasa malu sekaligus takut dianggap terlalu individualis dan pelit. Kemudian, ia mengetahui bahwa seseorang yang selalu 'menumpang' hotspot padanya adalah Steffi, si juara kelas yang tidak tahu malu, seenaknya dan jago berdebat. Padahal Steffi adalah orang terakhir yang dikiranya akan melakukan hal itu. Interaksi antara keduanya kemudian menjadi dekat, lebih dekat, semakin dekat. #471 in Short Story 08.05.2017 #148 in Short Story 13.05.2017 #1 in Short Story 24.06.2017

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu