Love And Different

Love And Different

  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 11, 2020
Erlangga "Alana, kenapa kita nggak bisa terus bersama? Kenapa kamu harus akhiri hubungan ini? Kita udah lama bareng ngehadapin semua apapun itu susah seneng kita selalu bareng. Kita saling menyayangi alana Kenapa kita harus pisah?" Alana "Maaf erlangga, kita nggak bisa terus bersama. Keyakinan kita itu beda. Aku nggak mungkin meninggalkan keyakinanku untuk kamu begitu pula sebaliknya. Aku sayang sama kamu dan kamu tau itu Aku hanya tak ingin membuat hatiku dan hatimu menjadi semakin terluka saat kita tlah tau kenyataanya bahwa kita tak mungkin bisa bersama. Cinta bukan topik yang menarik untukku Tapi jadi hal yang diperjuangkan kamu Semua tentang kita selalu saja bertentangan Cinta yang kadang memilih alurnya sendiri Rindu bisa lari kemana ia ingin pergi Bermacam rasa hadir untuk dirasa, dimengerti, dan diterima Salam kenal Alana Erlangga
All Rights Reserved
#91
erlangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALUNA
  • CARA
  • ARKANAYYA [COMPLETED]
  • God's Surprise ( Slow Update )
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Bukan Kita D.A.N
  • ARGA
  • NALA 2: The Storm We Called Love
  • EPIPHANY
  • Langit Yang Merenggut Cinta
ALUNA

Cinta, kadang tak meminta untuk dimiliki. Ia hanya ingin ada, hidup, dan tumbuh, meski tak pernah berbalas. Aluna tahu betul bagaimana rasanya mencintai seseorang dalam diam. Ia tahu seberapa besar rasa itu tumbuh dalam hatinya-tulus, dalam, dan tak bersyarat. Ia mencintainya sepenuh hati, namun tak pernah sekalipun berharap untuk menggenggamnya. Sebab sejak awal, cinta itu ditakdirkan untuk tidak dimiliki. Dalam sunyi, Aluna menyimpan rasa itu. Ia tak pernah mengganggu langkahnya, tak pernah menuntut lebih dari sekadar bisa melihatnya bahagia. Dan saat takdir berkata laki-laki itu akan berjalan bersama orang lain, bukan dirinya, Aluna tidak menyalahkan semesta. Ia hanya menunduk, tersenyum pahit, lalu berdoa-semoga lelaki itu menemukan kebahagiaan yang paling layak, meski bukan bersamanya. Melalui musim-musim yang berganti, Aluna tumbuh bersama luka dan ketegaran. Ia belajar bahwa merelakan bukan berarti kalah. Ia percaya, cinta tak pernah sia-sia jika dijalani dengan hati yang ikhlas. Karena pada akhirnya, ia tetap bersyukur-bersyukur pernah mencintai dengan seutuhnya, meski hanya dalam diam, meski harus melepas tanpa pernah menggenggam. Aluna adalah cerita tentang ketulusan, pengorbanan, dan kekuatan doa. Sebuah kisah yang menegaskan bahwa cinta sejati tak selalu berujung pada kebersamaan, tapi bisa hidup abadi dalam doa yang diam-diam dipanjatkan setiap malam. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines