Suratan Fajar kepada Hujan

Suratan Fajar kepada Hujan

  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 6, 2020
Kisah perjalanan hidup dimana memperjuangkan cinta dan cita-cita keduanya sangat penting untuk diraih. Suasana cahaya kelabunya dunia yang ditemani suara pertemanan antara hydrogen dan oksigen yang saling bertemu hingga menjadi senyawa yang berubah menjadi uap, yang disusul dengan titik air yang menjadi awan mendung dan kemudian runtuhlah hujan. Aku Rina, penikmat indahnya sang fajar dan derasnya air hujan. Hal paling menyenakan ketika hujan ialah aku dapat berbagi cerita denganya tanpa ada kata yang membalas hingga menyakiti hati untuk bercerita. Dan ketika fajar... waktu di mana kita bisa berbagi cerita terutama di waktu sepertiga malam-Nya lalu di sambut alunan suara adzan yang berkumandang dengan merdunya... Sang fajar... Apa yang pertama kali orang pikirkan tentang fajar tiba? Kau tahu? Ketika fajar tiba, kita harus banyak-banyak bersyukur, sebab kita masih diberi waktu untuk terus beramal dan bertaubat ketika kita terbangun dari tidur nyenyak kita. Ikuti kisahnya yuk!...
All Rights Reserved
#251
journey
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fau In Love [COMPELETE]
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Tarian Musim Hujan
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Will You Be My Love Rain?
  • R I N ~ (Telah Terbit)
  • ANASTASIA [COMPLETED]
  • Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END)
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]

Hujan deras mengguyur sejak sore tadi, membuat anak kecil yang sedang bermain di taman bermain sorak sorai karena bisa main hujan-hujanan begitu pula anak kecil berlawan jenis itu yang bertemu tanpa sengaja. Mereka berdua bahagia tanpa memikirkan orang tua mereka yang akan marah di rumah nanti. Terutama gadis kecil itu yang selalu suka hujan, dan tidak perduli setelah ini dirinya akan sakit flu. Pokoknya fau suka banget sama ujan!! " Teriak gadis kecil itu dibawah rintik hujan yang sangat deras, suaranya pun samar-samar. Namun dibalas senyuman senang oleh teman sebayanya yang sangat jelas mendengar karena mereka berdiri bersebelahan. "Uzan juga suka fau!" balas anak laki-laki berumur 5 tahun yang turut serta menikmati derasnya hujan tak jadi untuk pulang ke rumah. Anak kecil mana tau, apa itu rasa suka terhadap lawan jenis. Tapi berbeda dengan anak lelaki itu yang mendadak perasaannya menghangat setelah mendengar gadis kecil yang baru saja bertemu dengannya dikala hujan-hujanan ini. Mereka memang tak saling kenal, tapi harapan dari salah satu mereka kelak dewasa nanti mereka akan bertemu kembali. Ya semoga... Kenangan hujan itu akan membawa mereka kembali bertemu. Entah sebagai teman, musuh, bahkan lebih dari itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines