Edelweiss

Edelweiss

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 5, 2020
Aku tidak tahu. Kenapa waktu terus berjalan, bahkan disaat kita dititik paling bawah. Padahal jika bisa, aku ingin waktu berhenti dititik membahagiakan dalam hidup. Waktu, Ajari aku, agar mampu terus berjalan tanpa mengeluh. Ajari aku untuk taat sepertimu agar tidak mengeluh atas tabir kehidupan yang Allah tujukan. "Aku bisa menyembunyikan rasa cintaku padamu seumur hidup. Tapi maaf, aku tak bisa menyembunyikan rasa ini pada-Nya. Biarlah ini menjadi rahasia antara aku dan Dia." - Hanun Salsabiella Rissel
All Rights Reserved
#30
rdmencarinaskah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MELULUHKAN HATIMU
  • Kamulah Takdirku✔ (Pindah Ke Apk Kubaca)
  • HAUQALAH CINTA (TAMAT)
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Tunggu Aku Syahla
  • Yasmin [SELESAI]
  • i love komandan S1-♡
  • My Sweet Husband [SELESAI]
  • cinta untuk sang nona
  • adalah TAKDIR (ongoing)

mengisahkan pernikahan yang mendadak, membuat hubungan pernikahan Anggun setiasih-gadis desa yang soleha dan muslimah. Dengan adyaksa bayu- pria kota dengan segala sifat keberandalannya, yang sangat berbeda pola pikir, terasa sangat berat menjalani masa pernikahan mereka. masa dimana mereka harus mencoba menyesuaikan diri dan walaupun dengan banyaknya cek cok yang terjadi hingga, sebuah tragedi kecil membuat mereka menyadari akan adanya cinta di antara mereka. "Apa yang kau banggakan dengan penampilan kau yang nggak banget itu. Memamai hijab, pakaian serba panjang. Apa yang kau tutupi hem? Apa panu, atau kadas, kurap hem? Membawa biji-biji aneh itu dan, membawa buku nggak penting itu kemana-mana. Kau sangat mengerikan dan..tak menarik sedikit pun. Wanita tak sempurna sepertimu Jangan harap akan aku cintai!" -----adyaksa bayu---- " mungkin memang aku tak sempurna di matamu tapi, aku mencoba sempurna di mata ALLAH SWT. sang pencipta. Aku menutup auratku karna itu perintah, ajaran dalam islam. Bagi kaum wanita yang telah baliq harus menutup auratnya dan hanya menampakannya pada suami sahnya. Selain itu, ini juga menjauhkan mata jahat. Dan, ini bukan biji-bijian aneh tapi, tasbih. Dan ini, bukan buku tak penting. Ini adalah al-quran. Penunjuk jalan umat manusia. Aku...aku memang tak sempurna. Kesempurnaan hanya miliknya. Dan, masalah cinta, biar hatimu yang menentukan. Cinta bukan hanya di ucapkan tapi, dirasakan. Aku menunggu keputusanmu suamiku!" ----anggun setiasih----

More details
WpActionLinkContent Guidelines