ALAN & ALIN

ALAN & ALIN

  • WpView
    Reads 16,359
  • WpVote
    Votes 1,090
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 5, 2021
"Alan Lo baru pulang...??"tanya Alin yang sedang duduk di sofa depan tv. Alan berjalan kearah sofa kemudian duduk sambil merangkul kembaranya. "gak bisa..na..pas..gue..Lan.."gerutu Alin sambil berusaha menyingkap tangan Alan. "gue kan sayang sama Lo.."ucap Alan sambil mengembungkan kedua pipinya. "Lan gue di keluarin dari sekolah..."kata Alin ringan biasa saja. "kali ini Lo buat masalah apa lagi Lin...??" tanya Alan pada Alin,Alan sudah terbiasa menyikapai kelakuan saudari kembaranya. cewek tomboy yang hanya punya teman cowok itulah Alin. "gue di panggil ke BK, gara-gara nyiram guru waktu di toilet,di ruang BK gue gak sengaja nyenggol komputer sekolah gara-gara dorong-dorongan gue gak cuma sendiri ke BK gue sama Gavin,dan alhasil tuh komputer jatuh dan pecah,gue nyenggol komputer dan Gavin nyenggol guci antik milik sekolahan.jadi ya hasilnya kita di keluarin dari sekolah deh" jelas Alin panjang lebar,yang membuat Alan menguap ngantuk seperti habis di dongengin. "gila ya Lo mau pindah sekolah kemana lagi Lo..??" "sekolah Lo.."ujar Alin sambil tersenyum. "ck.mampus...masalah gak kelar-kelar kalau gini caranya.." Alan menepuk keningnya. Alin hanya meringis sambil membekap Alan ke pelukannya.
All Rights Reserved
#404
twins
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • BAD TWINS [Selesai]
  • KANG ADI SEKSI
  • Alana
  • Alantanisa
  • [BL]The Last Place (on Going)
  • AL AL GANG [Complicated]
  • Secret In Silence
  • NIKMATNYA PACAR TEMAN SENDIRI
  • NVL school💛💜

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines