Story cover for ALAN & ALIN by apri_revisa
ALAN & ALIN
  • WpView
    Reads 16,348
  • WpVote
    Votes 1,090
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 16,348
  • WpVote
    Votes 1,090
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Jul 05, 2020
"Alan Lo baru pulang...??"tanya Alin yang sedang duduk di sofa depan tv.

Alan berjalan kearah sofa kemudian duduk sambil merangkul kembaranya.

"gak bisa..na..pas..gue..Lan.."gerutu Alin sambil berusaha menyingkap tangan Alan.

"gue kan sayang sama Lo.."ucap Alan sambil mengembungkan kedua pipinya.

"Lan gue di keluarin dari sekolah..."kata Alin ringan biasa saja.

"kali ini Lo buat masalah apa lagi Lin...??"

tanya Alan pada Alin,Alan sudah terbiasa menyikapai kelakuan saudari kembaranya.
cewek tomboy yang hanya punya teman cowok itulah Alin.

"gue di panggil ke BK, gara-gara nyiram guru waktu di toilet,di ruang BK gue gak sengaja nyenggol komputer sekolah gara-gara dorong-dorongan gue gak cuma sendiri ke BK gue sama Gavin,dan alhasil tuh komputer jatuh dan pecah,gue nyenggol komputer dan Gavin nyenggol guci antik milik sekolahan.jadi ya hasilnya kita di keluarin dari sekolah deh"

jelas Alin panjang lebar,yang membuat Alan menguap ngantuk seperti habis di dongengin.

"gila ya Lo mau pindah sekolah kemana lagi Lo..??"

"sekolah Lo.."ujar Alin sambil tersenyum.

"ck.mampus...masalah gak kelar-kelar kalau gini caranya.."

Alan menepuk keningnya.

Alin hanya meringis sambil membekap Alan ke pelukannya.
All Rights Reserved
Sign up to add ALAN & ALIN to your library and receive updates
or
#257playgirl
Content Guidelines
You may also like
Brothers by eMikoe
12 parts Complete
"Kay! Pikirin lagi deh ide gila lo ini! Masa gue sama Ray harus pake seragam begituan. Lo sih enak masih pakai seragam Ray. Gue dan Ray gimana?" Aku dan kedua saudara kembarku sedang berdiskusi di kamarku. Ini pernah dilakukan seminggu yang lalu saat Kay mengatakan ide gilanya kepadaku dan Ray. "Gak bisa Fay! Kan udah kesepakatan." Kay itu keras kepala. Mungkin karena merasa lahir lebih dulu, jadi dia selalu ingin menang sendiri. "Tapi kan lo bisa tukeran sama Ray tanpa harus melibatkan gue Kay!" aku protes sedangkan Ray diam saja. Dia benar-benar lamban. Sampai-sampai perempuan yang mendekatinya saja dia tidak menyadarinya. Itu karena kelambanan otak berpikirnya. "Gak bisa Fay sayoong! Ray itu gak bisa basket. Dia itu atlet renang. Jadi selama dia sekolah di tempat gue nanti, dia bakalan kalah terus kalau tanding sama yang lain. Bisa-bisa reputasi gue hancur gara-gara permainan basketnya yang parah." Aku tahu Ray memang tidak suka berlari, karena itu dia tidak suka bermain basket denganku dan Kay. Kalau kita bertiga sedang bermain bersama, Ray lebih memilih menonton aku dan Kay yang sibuk mencuri bola drible. "Lagipula kesepakatan terakhir itu mutlak setelah kita mengundinya. Jadi ini gak bisa diganggu gugat lagi. Besok kita mulai penyamaran. Gue jadi Ray, lo Fay jadi gue, dan Ray jadi lo Fay." Kay sudah memulai sikap otoriternya. Kalau sudah begini, aku dan Ray hanya bisa pasrah. Semoga Ayah dan Bunda tidak menyadarinya. Ayah mungkin tidak akan menyadarinya tapi Bunda sepertinya harus diwaspadai.
KANG ADI SEKSI by bangjuna_
24 parts Complete Mature
Kenalkan, gue Dimas, seorang laki-laki yang sampai kapanpun akan terus mencari sosok bernama Adi Widarto karena berani-beraninya menghamili kakak gue lalu lari gak mau tanggung jawab. Miris memang. Kakak gue lebih memilih melahirkan sang anak tanpa Ayah, walau ujung-ujungnya dia setres hingga akhirnya meninggal setelah melahirkan. Anak kakak gue namanya Raja. Lengkapnya Raja Pangestu dan selama ini dia diasuh oleh gue dari dia orok sampe sekarang karena ortu gue sibuk kerja sebagai buruh tani di kampung. Setelah lulus SMA gue kerja bantu orang tua selama 3 tahun supaya bisa nabung masuk kuliah. Akhirnya, uang itu pun kekumpul dan gue pun masuk kampus jurusan olahraga karena permintaan si Raja. Kalo si Raja sih baru kelas 6 SD. Walaupun masih kecil, tapi dia itu nakal sekali. Bocil suka berkelahi! Namun jangan salah. Raja itu pinter! Selalu dapat rangking 3 besar di sekolah walaupun gue yakin dia bakal rangking pertama andai saja kelakuannya bisa direm sedikit. Wong ujiannya aja paling kecil 9,2. Awalnya gue mikir, untuk mencari laki-laki keparat itu, gue harus menyebrangi pulau bahkan melintasi samudera hingga sampai ke ujung dunia. Tapi setelah gue memasuki dunia kampus, di sana ada satu makhluk paling terkenal, jurusan olahraga S2, punya julukan mahasiswa abadi dan sangat digilai oleh kaum hawa. Saking gilanya mereka, teman sekelas gue bahkan ada yang jauh-jauh pergi ke dukun untuk mencari pelet cinta berharap laki-laki tampan sejagad raya itu mau pacaran dengannya. Berbeda dengan orang lain, gue gak akan pergi ke dukun, walau gerak-geriknya bakal gue amati sampe dia lulus! Gue lebih ingin pergi beli gunting ke supermarket, lalu nyamperin tuh cowok fenomenal, habis itu gue tancapin gunting yang baru gue beli ke mata, wajah, bahkan dadanya karena nama laki-laki anjing itu adalah ... ADI WIDARTO!!! Yok pecinta bottom gagah merapat, semua tokohnya berasal dari jurusan olahraga nih. Ilustrator : by @T Gaki Desainer : Mario Bastian
NVL school💛💜 by nybxa_00
15 parts Complete Mature
suatu hari, alisha terbangun dari pagi, alisha siap-siap ke sekolah untuk bertemu dengan teman terbaik nya alisha:avikaaa avika:alishaaa alisha:akhirnya kita ketemu lg🙂 avika:iya dongg, btw tugasnya dah di kerjain? alisha:udh dongg avika:sini kumpulin *alisha mengumpulkan tugasnya* avika:gret jop 👁👄👁 alisha:tengkyu feri mac 👁👄👁 *tiba² sexvan datang* alisha;ehh si cogan 👁👄👁 sexvan:apa sihh🙂 alisha:diem bisa ga 🗿 sexvan: ga 👁👄👁 *alisha loncat dari meja dan kena si sexvan* sexvan:aduhh alisha:mampusss kena azab 👁👄👁 *tiba² farhan datang* sexvan:ehh... farhan:halo sayang😁 sexvan: *salting* alisha & avika:bro what the hell?! kalian g*y??!!! sexvan: diem napa lu padaa🙂🙂🙂 alisha: bcd ege *tiba² nari nyasar* alisha:lah, teleportasi lo?? nari: iya dongg👁👄👁 lainnya: tutor dongg🙂🙂🙂 nari:makan wortel napa lu pada supaya bisa teleport 🗿 *tiba² sudah langsung bell* nari:ihh kakak gw pasti telat *sambil di depan kelas* *kak lili pun sudah masuk kelas sebelum guru masuk* nari:kakak gw bego bet dah telat mulu🙂🙂 *guru pun masuk ke kelas* *semua lg belajar* avika: p, lis alisha:ap avika:contekan dongg, gw lupa belajar 👁👄👁 alisha:kon- sexvan:heh, ngomong apa lu pada alisha:gk, tadi ada cicak di meja gwe 🗿 sexvan:ohh (gw jdi curiga ama ni anak 🗿) farhan: knp yang? sexvan:ga koq 🙂 farhan: mau contekan? sexvan: (wahh lumayan nihh) boleh 👁👄👁 farhan; *kasih* sexvan: maciiiii *sambil muka cute banget * farhan: (innalilahi, ni anak kiyowo banget) *blushing* alisha:woy, napa lu pada? guru: far, kok muka mu merah? farhan: ga buk 🙂 *hati dia pun tertekan* *bell istirahat* farhan: van sexvan: hm? farhan:ke kamar mandi yuk/ke toilet sexvan:yo *sudah di kamar mandi langsung* *farhan membuka baju seragam sekolah nya sexvan* sexvan:far...kmu mau ngapain😨😨 farhan: gk sayang😁 sexvan: *nangis + imu
You may also like
Slide 1 of 9
Brothers cover
KANG ADI SEKSI cover
Alantanisa cover
NVL school💛💜 cover
Secret In Silence cover
Husband chosen by parents [PondPhuwin] [BxB]✔️[Complete] cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
[BL]The Last Place (on Going) cover
Alana cover

Brothers

12 parts Complete

"Kay! Pikirin lagi deh ide gila lo ini! Masa gue sama Ray harus pake seragam begituan. Lo sih enak masih pakai seragam Ray. Gue dan Ray gimana?" Aku dan kedua saudara kembarku sedang berdiskusi di kamarku. Ini pernah dilakukan seminggu yang lalu saat Kay mengatakan ide gilanya kepadaku dan Ray. "Gak bisa Fay! Kan udah kesepakatan." Kay itu keras kepala. Mungkin karena merasa lahir lebih dulu, jadi dia selalu ingin menang sendiri. "Tapi kan lo bisa tukeran sama Ray tanpa harus melibatkan gue Kay!" aku protes sedangkan Ray diam saja. Dia benar-benar lamban. Sampai-sampai perempuan yang mendekatinya saja dia tidak menyadarinya. Itu karena kelambanan otak berpikirnya. "Gak bisa Fay sayoong! Ray itu gak bisa basket. Dia itu atlet renang. Jadi selama dia sekolah di tempat gue nanti, dia bakalan kalah terus kalau tanding sama yang lain. Bisa-bisa reputasi gue hancur gara-gara permainan basketnya yang parah." Aku tahu Ray memang tidak suka berlari, karena itu dia tidak suka bermain basket denganku dan Kay. Kalau kita bertiga sedang bermain bersama, Ray lebih memilih menonton aku dan Kay yang sibuk mencuri bola drible. "Lagipula kesepakatan terakhir itu mutlak setelah kita mengundinya. Jadi ini gak bisa diganggu gugat lagi. Besok kita mulai penyamaran. Gue jadi Ray, lo Fay jadi gue, dan Ray jadi lo Fay." Kay sudah memulai sikap otoriternya. Kalau sudah begini, aku dan Ray hanya bisa pasrah. Semoga Ayah dan Bunda tidak menyadarinya. Ayah mungkin tidak akan menyadarinya tapi Bunda sepertinya harus diwaspadai.