Naraya

Naraya

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2020
Namanya Ayna Azura cewe penyakitan yang terus mengganggu kehidupan seorang Argi Wijaya. Jangan salahkan dia yang mengganggu Argi, karna menurut Ayna cinta itu perlu dikejar, jangan mentang- mentang ia cewe, terus nunggu aja gitu...heleh, sekarang bukan zaman nya. Oleng dikit aja ditikung nah apalagi gak ngapa ngapain, bukannya makin deket yang ada makin nyesek pas liat doi dengan dia... Eakk "Argi.....Argi, Ayna nyusahin Argi terus ya? " "Tuh lo tau. " ketus Argi. "Tapi Ayna seneng loh.. masih bisa nyusahin Argi. " "Lo seneng, gue tersiksa. " "Argi tau gak kenapa? Ayna seneng, kalau Ayna masih bisa nyusahin Argi artinya Ayna masih bisa di dekat Argi. " "Kapan sih lo pergi dari hidup gue? gue muak liat muka lo. " **** Jika hidupku tak diinginkan, lalu apakah kematianku bisa mereka relakan.
All Rights Reserved
#6
argi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • LALA
  • Waktu?
  • AgniaDiary's
  • ARAKHA
  • Topeng di balik Senyuman
  • Diary Depresiku (END)
  • Become a Foreign 'Actist'
  • Breathe
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines