ANTANIO

ANTANIO

  • WpView
    Reads 823
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 8, 2021
"Mana yang namanya Antanio!" geram Cheesy sambil memukul pintu kelas Antanio membuat semua yang ada dikelas terkejut. "Gue kenapa lo cari gue? Kangen hm?" ujar Antanio santai. "Maksud lo apa? Lo mau ngancem gue? Lo tau nggak karena surat itu bikin tidur gue nggak nyenyak" to the point Cheesy. Antanio yang mendengar celotehan Cheesy hanya terkekeh. "Ngapain lo senyam seyum" tanya Cheesy emosi. "Lo cantik kalo lagi marah" seketika Cheesy langsung blushing dan semua yang ada dikelas bersorak "cieee'' "ANTANIO JANGAN BUAT GUE MALU! SEKARANG LO JAWAB MAKSUD LO BIKIN SURAT ITU APA HAH?!" Cheesy semakin frustasi. "Miliki lo selamanya sayang" ucap Antanio santai, dan semua teman kelas Antanio bersorak kembali. "ANTANIO! BODO AH NGGAK PEDULI" teriak Cheesy emosi yang sudah memuncak.
All Rights Reserved
#139
brokenheart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Antagonis 2 (END)
  • FANNA [ END ]
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • AILAH(END)✅
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • DeaSea
  • Felicity [On Going]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Weird Wedding ✓

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines