Friends, Lovers or Nothing? [BAHASA]

Friends, Lovers or Nothing? [BAHASA]

  • WpView
    GELESEN 740
  • WpVote
    Stimmen 36
  • WpPart
    Teile 26
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Dez. 15, 2021
"Gimana pertama kali Mama ketemu sama Papa?" Satu pertanyaan singkat dari anak sulungku sukses membuatku langsung menyingkirkan segala kesibukan. Kembali muncul kepingan-kepingan memori di masa muda yang membuatku mengingat-ingat... bagaimana pertama kali aku bertemu dengan dirinya? Copyrights©2021-All Rights Reserved
Alle Rechte vorbehalten
#415
music
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Lovakarta
  • 𝚂𝙴𝙽𝙸𝙾𝚁✔
  • OUR STEP
  • My Past
  • FRIEND ZONK
  • FIRST IMPRESSION
  • So Far Away ✔✔✔
  • DEPHELINE
  • Everything Not Same (Selesai) ✔✔
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien