AKU JUGA (pernah) NAKAL

AKU JUGA (pernah) NAKAL

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 16, 2020
Masa lalu yang kelam membuat Euis Kumalasari bertekad untuk merubah masa lalunya menjadi lebih baik lagi. Akan tetapi, merubah sesuatu tak seperti membolak-balikkan telapak tangan. Banyak rintangan yang dihadapi Euis ketika berusaha untuk merubah kondisinya. "Kamu katanya udah hijrah, tapi kok masih main sama cowok?". Euis tak kuasa menahan air mata ketika mata ibunya yang sinis bersitatap dengan Euis. "Lantas, jika aku sudah hijrah, apakah aku tak boleh bermain dengan cowok?". Ucap Euis dalam hatinya yang sedang dilukai oleh sang ibu. Bahkan ibunya pun menjadi halangan bagi Euis. Dan masih banyak penghalang lainnya yang Euis hadapi.
All Rights Reserved
#480
bandung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Ikhlas
  • One Week Love 1 (completed)
  • 40 HARI TANPA KAMU [Dilanjutkan di Fizzo]
  • Cause Dare I Got Boyfriend
  • Love You Bu Dosen
  • PACAR CUEK
  • Jatuh Cinta Yang Kedua, Tapi Terakhir
  • Betari (Tamat) (OPEN PO)
  • ANNISA {ON GOING}
  • My Girl ( END )  Kookv Gs

Pertemuan pertama mereka terjadi secara tidak sengaja. Ade, seorang pemuda yang sederhana dan religius, menemukan sebuah buku yang tertinggal di sebuah taman. Beberapa hari kemudian, di tempat dan posisi yang sama, ia kembali menemukan sebuah tasbih, lalu di hari berikutnya sebuah gelang. Ketiganya ternyata milik perempuan yang sama-Desi, seorang mahasiswi cerdas dan santun. Saat Desi kembali ke taman untuk mengambil gelangnya, ia terkejut melihat buku miliknya sedang dibaca oleh Ade. Pertemuan singkat itu membuka percakapan pertama mereka. Meski terkesan dingin, Desi meninggalkan kesan mendalam bagi Ade. Takdir terus mempertemukan mereka, mulai dari pertemuan tak sengaja di lampu merah hingga obrolan ringan di taman masjid. Namun Desi menjaga jarak dan memberi syarat, jika Ade sungguh ingin mengenalnya, ia harus menemui ayahnya langsung. Bagi Desi, cinta bukan sekadar rasa, tapi tentang adab dan restu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines