AKU JUGA (pernah) NAKAL

AKU JUGA (pernah) NAKAL

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Juli 16, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
Masa lalu yang kelam membuat Euis Kumalasari bertekad untuk merubah masa lalunya menjadi lebih baik lagi. Akan tetapi, merubah sesuatu tak seperti membolak-balikkan telapak tangan. Banyak rintangan yang dihadapi Euis ketika berusaha untuk merubah kondisinya. "Kamu katanya udah hijrah, tapi kok masih main sama cowok?". Euis tak kuasa menahan air mata ketika mata ibunya yang sinis bersitatap dengan Euis. "Lantas, jika aku sudah hijrah, apakah aku tak boleh bermain dengan cowok?". Ucap Euis dalam hatinya yang sedang dilukai oleh sang ibu. Bahkan ibunya pun menjadi halangan bagi Euis. Dan masih banyak penghalang lainnya yang Euis hadapi.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • ANNISA {ON GOING}
  • Jatuh Cinta Yang Kedua, Tapi Terakhir
  • Untuk Ingatan Sepanjang masa
  • Long Time Not Kiss You
  • Cinta Ikhlas
  • Constellations From The Room
  • Caramel
  • 40 HARI TANPA KAMU [Dilanjutkan di Fizzo]
  • Aishiteru
  • Love You Bu Dosen

Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien