LANGKAH

LANGKAH

  • WpView
    Reads 901
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 15, 2022
Bukan tanpa sebab, masa remaja adalah masa peralihan. Mungkin, dahulu kita masih mencari air mengalir untuk membasuh tubuh ataukah saling kejar mengejar dengan angin. Masa kecil adalah masa tentang menerbangkan layangan. Tapi, masa remaja adalah masa untuk menerbangkan angan yang bisa merusak. Betapa bahagia seorang anak-anak di saat ia punya banyak teman di sekelilingnya. Ia, sampai lupa waktu untuk pulang ke tempat seharusnya kembali. Mungkin ia tak punya keluarga lengkap. Ia juga tak punya teman banyak. Ia hanya punya kelembutan hati. Bukan tanpa sebab, ia jadi idaman para wanita. Tanpa ia harus menyengajai. Di sisi lain, ia dijadikan bahan olok-olokan oleh teman laki-laki sebayanya. Membuat ia tidak suka bergaul dengan laki-laki. Anak ini harus melangkah, tanpa cahaya di gelap malam, pun terang di siang hari. Ia mungkin akan menyusup ke dalam dunia liar. Atau tetap pada pendiriannya. Ketika ia menyentuh buku, tenggelamlah segalanya. Dengan memakai sebuah kacamata hitam. Tak begitu tampan. Tapi, siapa kira ketampanan dari dalam mengalahkan segalanya. Bukankah begitu kawan? ________________________________ Cerita ini saya tulis dengan pemikiran sendiri. Maaf bila ada salah kata, nama, sifat, ataupun yang lainnya. Cerita ini dari awal berjudul KETOS. Iya ketua osis. Tapi, sedikit membelokkan menjadi fiksi remaja yang menarik.
All Rights Reserved
#212
organisasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang hilang Tak pernah sama
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • AR & TA
  • GHAVARI
  • Garis Keras - SQueensl (On Going)
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Alviandra ; He's My Boyfriend
  • DUNIA ANINDITA

Geby, siswi SMA yang tinggal sendiri di apartemen karena orang tuanya jauh, menjalani hari-harinya sebagai ketua OSIS dengan penuh tanggung jawab. Di balik sikapnya yang lembut dan feminim, ada ketegasan yang membuatnya terpilih jadi pemimpin. Sementara itu, Raka-siswa baru yang awalnya tertutup karena bayang-bayang masa lalu-perlahan menemukan ketenangan dalam sosok Geby. Namun, kesibukan dan jarak yang mulai terasa membuat Raka kembali tenggelam dalam dunia anonim. Di situlah ia bertemu dengan seseorang yang tak disangka mampu membuatnya tertawa lagi-tokoh baru yang tak tahu kalau Raka sudah dimiliki. Mereka dekat, saling cerita, dan perlahan terikat. Di balik semua itu, ada luka yang tak tampak. Ia datang membawa harapan akan rasa nyaman, perhatian, dan kasih sayang-yang terasa asing, namun begitu ia rindukan. Tapi kebenaran akhirnya terbongkar. Cinta segitiga yang rumit mulai mengikis semuanya-kepercayaan, harapan, bahkan kehidupan. "Aku pergi tanpa pamit, tapi cintaku tetap tinggal di hatimu. Selama kamu bahagia, itu cukup. Karena itu... aku rela pergi." Dan ketika semuanya hilang, tak ada yang benar-benar kembali... seperti sedia kala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines