lazy girl

lazy girl

  • WpView
    LECTURAS 53
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, abr 19, 2021
" Ratu calsha syakira" hidup nya di rundung kekecauan dari mulai ayah nya yg mninggal,kakanya lumpuh,sehingga mengharuskan dia mnjadi tulang punggung kluarga untuk mnanggung sgala beban khidupan kluarganya. ditambah dengan hancurnya persahabtan dia dan alvino,hancurnya percintaannya dengan rajata hingga ibunya yg berubah mnjadi pelacur akibat kritis keuangan mnjadi kenyataan yg begitu pahit untuk diterima syakira BAGAIMANA SYAKIRA MENGHADAPI SEGALA UJIAN TERSEBUT ? MAMPUKAH SYAKIRA BANGKIT ?? SILAHKAN KUNJUNGI CERITA INI STIAAP HARII ! YA SETIAP HARI !! AKU BAKAL UPDATE 1 PART PERHARI NYA ! DENGAN 1000 LEBIH KATA.
Todos los derechos reservados
#3
bucyn
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • KETOS DINGIN ITU SUAMIKU![END]
  • Sejarah Kita
  • ARUNA
  • Deksa 's Diary
  • Rumah Penuh Cerita
  • Cuek VS Cerewet || Syaqeel [ END - PROSES REVISI ]
  • NASA [END]
  • BUNGKAM

"siapapun tante, adik ayah, adik bunda, tetangga atau simpanan ayah, aku anggap tante cuma benalu tau" ucapku memberi penekanan pada kata simpanan. Wajah Tante Dista terlihat terkejut. "heiii.."ia membentakku "ga pernah di didik ya sama bunda mu, ternyata bundamu itu ga becus jadi seorang ibu ya pantas saja ayahmu tergila gila pada ku" "kamu ga usah senang dulu, suatu saat nanti aku yang akan mengusirmu dengan tanganku sendiri" sambungnya Aku menyeringai "barusan kau buat pengakuan kan" tanyaku menatapnya jijik. Tante Dista terlihat kikuk. "hahaa..... Jadi kau memang simpanan ayah. Dan masih sanggup tinggal dirumah kami. Ga tahu malu"ucapku dengan penekanan di kata simpanan dan malu. "kauuu-"ucapnya tertahan ketika bunda mulai mendekati kami. Aku mendekat ke arah tante Dista tetap mempertahankan senyum palsuku. Menginjak kakinya dengan keras, dan pura pura mencium pipinya dengan mesra. Dia menjerit tertahan dan aku senang. Tanganku yang bebas menarik rambutnya yang terjuntai panjang. Dia meringis dan mencengkram tanganku kuat kuat. Bunda tak pernah tau itu. Bunda hanya tersenyum dan menganggap semuanya akan baik baik saja. Padahal aku dan tante Dista sedang menyiapkan strategi perang kami masing masing.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido