Karena Kita Ada Luka

Karena Kita Ada Luka

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 14, 2020
Awal yang indah, tapi tak selamanya berjalan mulus bak jalan tol. Berawal dari senyuman tipis yang menghangat, hingga berujung perih yang menganga. Patah hati itu hal biasa, bagaimana kamu sembuh dan bangkit adalah yang luar biasa. Namun tidak apa apa, kau tidak sendiri dalam hal ini. Aku, kamu, mereka juga pernah merasakan fase yang sama. Untukmu. Ada hal yang ingin aku katakan. Bahwa tidak ada hal satupun di dunia ini yang akan terus terjadi. Seperti siang berganti malam, malam berganti siang. Patah hati itu pasti terjadi. Mungkin saat ini kamu boleh bersedih, namun suatu saat hal ini dapat terlalui. Patah hati mendewasakanmu. Yakinlah Tuhan sedang merencanakan sesuatu untukmu yang lebih indah dimasa mendatang.
All Rights Reserved
#561
patah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • SajakSesak [Arief Aumar]
  • BAPER {SELESAI}
  • Bayang
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Luka Lara Luna || END
  • Tuhan, Aku Sayang! (TAMAT)
  • KIARA [End]
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • {PERKATA} Selesai

Ada yang dituliskan karena ingin disampaikan. Ada pula yang dituliskan hanya untuk dikenang dalam diam. Sajak Rasa bukan sekadar kumpulan kata, melainkan perjalanan rasa yang lahir dari tatapan yang terlalu lama, dari rindu yang tak terucap, dan dari keberanian yang terlambat datang. Ini adalah kisah seorang mahasiswa sastra yang jatuh pada keindahan yang sulit didefinisikan-tentang Aini, sosok yang tanpa sadar telah menjadi pusat semestanya. Setiap pertemuan singkat, setiap kebetulan yang diciptakan takdir, menjelma menjadi bait-bait yang ia rangkai tanpa tahu bagaimana akhirnya. Antara kopi yang mulai dingin, rokok yang terbakar perlahan, dan petikan gitar yang menggema di sudut malam, ia terus bertanya: Selanjutnya apa? Sebuah catatan kecil tentang rindu, kebingungan, harapan, dan kenyataan. Tentang mencintai dari jauh, tentang menulis tanpa perlu dibaca, dan tentang bagaimana kata-kata bisa menjadi tempat pulang bagi hati yang tersesat. Genre: Romansa, Sastra, Slice of Life Tag: #puisi #sajak #cinta #rindu #romansa #sastra

More details
WpActionLinkContent Guidelines