Pastelizie

Pastelizie

  • WpView
    LECTURES 54
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bagi Lizie, Sagara adalah dunianya setelah Farhan- sang kakak yang sudah meninggalkan dirinya. Sagara itu mengerti semua tentang Lizie, dari mulai namanya, makanan kesukaannya dan banyak hal lagi. Sagara itu baik, dia selalu membela Lizie dari gunjingan dan tindasan senioritas maupun para teman-temannya. Hanya Sagara yang bisa menerima Lizie yang pincang, Sagara sudah menjadi kaki untuknya menjelajah dunia ini. Lizie mulai jatuh cinta pada sosok Sagara. Dan Lizie tidak pernah tahu alasan Sagara memberikan perhatian lebih padanya, membantunya, membelanya, Lizie tidak peduli, saat ia sudah jatuh cinta sebuah masalah datang, Lizie harus di hadapkan dengan alasan pahit Sagara memberikannya perhatian. Akankah Lizie bisa bertahan?
Tous Droits Réservés
#873
menarik
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Tanpa Memulai
  • NASA [END]
  • Albarasya || Lee Jeno √
  • 𝐀𝐍𝐆𝐄𝐋'𝐒 𝐂𝐈𝐑𝐂𝐔𝐒 (𝐒𝐔𝐃𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • ASSYA (TERBIT)
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • I Choose You[COMPLETED]

( "Follow akun author dan jangan tinggalkan jejak kalian" 🤗) Sera valeska Siswa kelas 10 yang dikenal tenang, pintar, dan agak tertutup. Sera lebih banyak menyimpan perasaan dalam diam, namun hatinya dalam dan peka terhadap sekitar. Ia memiliki ketertarikan terhadap Ares sejak awal duduk di bangku SMA, tapi tidak pernah benar-benar mengungkapkannya. Sera mencintai dalam senyap, mencatat setiap hal kecil tentang orang yang ia sayangi tanpa pernah berharap banyak. Ketika Ares perlahan menjauh tanpa alasan, ia tidak bertanya-ia hanya diam, sambil belajar melepaskan meski hatinya belum siap. Ares Xavendra Siswa populer, namun bukan tipe yang banyak bicara. Ares lebih suka memperhatikan dari kejauhan, pendiam tapi tajam dalam mengamati. Ia menyukai Sera sejak lama, tapi tak pernah benar-benar tahu bagaimana cara menghadapinya. Saat perasaannya tumbuh terlalu dalam, Ares memilih mundur. Ia takut-bukan karena tidak merasa, tapi karena merasa terlalu dalam. Pilihannya untuk menjadi asing adalah cara melindungi diri sendiri, meski di balik sikap dinginnya, ada hati yang sama rapuhnya dengan milik Sera

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu