LARAS [Noe Laras Story] - On Going

LARAS [Noe Laras Story] - On Going

  • WpView
    Reads 14,445
  • WpVote
    Votes 853
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 9, 2020
Prolog "No..." mata Laras menatap lekat mata Noe disertai bulir air mata yang mulai mengalir deras dipipinya. "Yas, selamanya aku sayang kamu. Berbahagialah. Karna bahagiamu adalah bahagiaku." Noe tersenyum berusaha menahan air matanya yang juga nyaris tak terbendung. Noe memeluk erat Laras. Terdengar isak tangis Laras yang membuat perih hati Noe. "Yas, bullshit jika cinta tidak harus memiliki. Namun, kita tahu. Cinta seperti apa yang kita miliki. Yas, pengorbanan cinta ini. Kelak tidak akan menjadi hal yang sia-sia. Ini yang terbaik buat kamu, buat aku. Buat kita." Laras semakin mengeratkan pelukannya. Seakan ini menjadi pelukan terakhirnya untuk Noe. "Terima kasih, No. Terima Kasih untuk semua cinta yang kamu berikan buat aku. Kamu adalah cinta yang akan selalu aku simpan didasar hati, menjadi kenangan terindah yang tak akan mungkin terganti." "Dia adalah cinta yang hadirnya tak pernah terduga. Bahkan aku terjatuh disaat aku telah memiliki seseorang yang hatinya harus kujaga." - Noe "Cinta yang hadir dari sebuah kesalahan. Maka akan berakhir menyakitkan. Namun, aku masih dengan berani terus melangkah, berusaha menentang takdir untuk mencintainya." - Laras
All Rights Reserved
#6
larasgartiana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • BITCH OF LOVE🔞 ( PoohPavel Short Story ) END
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • ALONE
  • Arkana [COMPLETED]✔️
  • Heaven's Chosen Couple (Naruto x Sakura)
  • Unexpectedly Us (Noe & Laras)
  • last hold S2 ✓

Dear... Nadin(Bidadariku) "sungguh ironis padahal ramai kota ini, rindu yang menjelma menjadi fatamorgana. terbayang manis senyummu yang jauh di sana... Jika siang tak kau dapati mentari cerah, sebab awan mendung jadi penghalang. Jika malam ini tak kau dapati terang nya rembulan malam, sebab dirimu tak ada di sampingku... Ini adalah surat terakhir yang kan kau dapati, tak ada lagi surat yang akan menghampiri, sebab dirimu telah termiliki... walau pun begitu, aku tetap mencintai mu, mengagumi mu, di dalam diamku, karena di hati dan di mataku cuma ada kamu, wahai bidadariku... maaf aku tak berani memperlihatkan diri, karena diriku bukan lah lelaki sejati, yang berani mengungkap diri demi wanita yang di cintai... aku hanyalah manusia yang lemah yang ingin di cintai, bukan dari pandangan atas sampai bawah, tapi dari hati ke hati... Do'a ku untuk mu semoga pilihanmu adalah pilihan terbaik untukmu, jangan fikirkan aku, berbahagialah dengannya. From. *Anonymously* (Nadin membaca surat tersebut, hingga meneteskan air mata, dan bertanya-tanya, siapa kah lelaki ini) "Kadang Cinta tak harus memiliki, apa yang kita inginkan Belum tentu harus kita dapatkan, cinta dalam diam lah yang menjadi pilihanku, bukan tak mau tuk mengungkapkan, tapi sudah tidak ada kesempatan tuk diungkapkan, karena dia sudah termiliki. Ya sudahlah semoga rasa sakit dan rindu ini menjadi suatu kenikmatan yang kurasakan. Mungkin, sampai detik ini kamu pasti masih bertanya-tanya siapa lelaki yang mengirimkan surat kepadamu, siapa "anonymously" itu,yang menuliskan kata-kata syair bersajak yang menggambarkan keindahan dirimu,memberikan semangat di dalam setiap awal hari mu, tapi tenanglah kamu tidak akan menemukannya, walaupun aku berkata jujur kepadamu percuma saja kamu tak akan percaya, dan itu tak akan merubah keadaan. ( isi fikiran Reza yang sedang berdiri menghadap pantai, dan menatap langit senja) Bagaimana kisah cinta reza si anonymously? cekidot... 😁😁😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines