BISIKAN

BISIKAN

  • WpView
    Reads 956
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 15, 2020
"Hentikan!" "Arrgh, Pergi!!" Teriaknya nyaring, tapi tak bisa didengar oleh orang lain. Ia pun menutupi telinganya lebih kuat dan semakin kuat, sampai2 telinga nya terasa sakit. Air mata membasahi pelupuk mata dan pipinya, kakinya semakin terasa dingin, matanya terus di penjamkan dan terus bersembunyi di balik selimut tebal yg sedang menutupi tubuhnya. Suasana gelap seolah sedang menerkam seseorang yg sedang berharap, bisikan-bisikan itu pergi secepat mungkin. . . . . . Kuy mampir!!
All Rights Reserved
#78
eriscafebriani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waiting For You [TAMAT]
  • AFTER (COMPLETE)
  • Stay (Away)
  • Secret of Twins [END]
  • KONSER TERAKHIR BERSAMA KALIAN {TAMAT}
  • Who Are You?
  • TIME will TELL {On Going}
  • Boyfriend
  • Berjalan di atas Duri [ Completed ]

Tidak sabaran, Nadir langsung saja mengajak Argi menjalin suatu hubungan; pacaran. Sialnya, ia ditolak, sebab bentuk tubuhnya yang bulat seperti bola, juga wajahnya yang penuh dengan jerawat seperti daun jambu yang Argi lihat di rumah temannya, dan lagi, kulit Nadir yang kusam sehingga ia terlihat dekil. Sakit hati, sudah pasti. Nadir pun berusaha keras untuk merubah dirinya. Bak ulat yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu indah, itulah Nadir. Semua orang takjub akan perubahannya, tetapi tidak dengan Argi. Kali kedua Nadir mengajak Argi berpacaran, kali kedua pula ia ditolak. "Kamu pikir cantik aja cukup?" Nadir tidak tahu apa lagi yang harus ia lakukan. Ia sudah berusaha menurunkan berat badannya, serta merawat tubuh dan juga wajahnya. Argi masih mengatakan bahwa itu tidak cukup, padahal alasan ia di tolak sebelumnya ialah karena ia gendut dan jerawatan. Nadir tidak menyerah dan terus melakukan usaha untuk mendapatkan Argi, namun lagi-lagi pria itu tidak bisa mencintainya, hingga Nadira menyuruh ibunya untuk menjodohkannya dengan Argi di masa depan. Akankah perjodohan itu terjadi? Nadir terus menunggu. [ DILARANG MENJIPLAK CERITA INI! CERITA INI MURNI DARI PEMIKIRAN PENULIS SENDIRI.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines